YPIB Gandeng BNI Selenggarakan Remaja Putri Kreatif 2019

JAKARTA – Yayasan Putik Indonesia Berkarya (YPIB) -yang didirikan oleh komunitas Finalis Putri Remaja Indonesia yang diselenggarakan oleh majalah gadis dari tahun 1975 hingga 1988-bersama Bank Negara Indonesia (BNI) akan menyelenggarakan kegiatan yang bertajuk “Remaja Putri Kreatif 2019 bersama BNI”.

Perhelatan Akbar bagi remaja Puteri tersebut akan dilaksanakan di South Quarter Dome, Jakarta Selatan, pada Minggu (25/8/2019) mendatang. Ketua Panitia, Rumia Theresiana P.  mengatakan bahwa acara yang dipersiapkan hanya dalam waktu 2,5 bulan ini, bertujuan mendorong remaja khususnya remaja putri dalam mengembangkan diri dan keterampilan melalui pendidikan non-formal.

“Remaja putri yang merupakan siswa Sekolah Menengah, kami undang pada acara tersebut. Kami memberikan kesempatan para remaja putri mengikuti Talkshow bertema Ekonomi Kreatif. Sehingga membuka wawasan baru bagi mereka, dan ada beberapa pelatihan ketrampilan untuk merangsang kreativitas dan kinerja mereka. Jadi ini pembekalan bagi mereka melalui pendidikan non formal,” kata Rumia dalam konferensi pers “Remaja Putri Kreatif 2019 bersama BNI” di Menara BNI, Pejompongan Raya, Jakarta, Kamis (22/8/2019) siang.

Dalam kegiatan ini, YPIB mengisinya dengan beragam acara, seperti dua talkshow-nya yang bertema Ekonomi Kreatif dimana didalamnya akan dibahas tentang SAVE THE EARTH : Vetiver dan Pernaculture, Daur Ulang  dan Edukasi Ketrampilan Remaja dan Layanan Kesehatan Online. Dan YOUTHBEAUTY yang akan diisi oleh orang-orang berpengalaman dan berkompeten dibidang Tata Rias dan Tata Busana.

Masih dalam suasana HUT Kemerdekaan Indonesia ke-74, YPIB juga memberikan hiburan perlombaan, seperti paduan suara, melukis dan tari sebagai apresiasi budaya nusantara.

Menurut Ketua Yayasan Putik Indonesia Berkarya (YPIBBurlini Hakim, pihaknya peduli terhadap gerakan SAVE EARTH terutama tentang air. Hal ini berkaitan dengan pentingnya air bagi kehidupan manusia serta adanya fakta menyedihkan Sungai Citarum yang sangat tercemar.

“Remaja putri itu calon ibu. Maka selain harus trampil , kreatif dan berwawasan juga harus peduli pelestarian lingkungan hidup, dan ketersediaan air penunjang kehidupan. Kebetulan Irma Hutabarat yang Putik FPRI 80 punya pengalaman dalam upaya membersihkan Sungai Citarum dan Danau Cisanti dengan menanam Vetiver yang akan berbagi ilmu dan memotivasi remaja putri untuk peduli lingkungan hidup. Kami juga ikut berkampanye mengurangi, sampah plastik yang kampanye nya kami tujukan kepada anak-anak dan remaja di sekolah ,” kata Burlini yang Putik FPRI 75 tersebut. (htn/69)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *