SEMARANG -Alamsyah Satyanegara Sukawijaya atau yang akrab disapa Yoyok Sukawi terpilih sebagai Ketua Asosiasi Kota (Askot) PSSI Kota Semarang, dalam Musyawarah Kota (Muskot) organisasi pembinaan sepak bola setempat di Rinjani View Semarang, Jumat (11/10).
CEO PSIS Semarang ini mengalahkan incumbent yang menjadi pesaingnya dalam pemilihan ketua periode 2019-2023, Supriyadi. Yoyok mendapatkan 15 suara voter dan Supriyadi hanya mendapat 9 suara. Adapun satu suara dinyatakan rusak dalam pelaksanaan pemilihan yang dihadiri total 25 perwakilan pemegang suara tersebut.
Yoyok mengaku lega dan berterimakasih kepada semua anggota yang telah memberikan amanat memimpin Askot PSSI Kota Semarang. Dia pun langsung akan membentuk kepengurusan bersama tim formatur sesegara mungkin. Sehingga nantinya dapat segera melakukan rapat kerja untuk menyusun program kerja yang akan dilakukan ketika resmi menjabat nanti.
”Alhamdulillah pemilihan berjalan aman dan kondusif. Tidak seperti pemilihan di PSSI pusat yang kerap dengan situasi menegangkan. Setelah terpilih ini saya akan berusaha untuk memperbaiki sistem yang masih kurang baik agar sepak bola kota Semarang dapat terus maju dan berkembang,” kata Yoyok di sela-sela acara.
”Selain itu, saya juga tidak akan bedol desa dengan mengganti sistem yang ditinggalkan kepengurusan lama. Saya justru mengajak Pak Supriyadi untuk tetap aktif dalam Askot PSSI kota Semarang dan bersama-sama membawa dunia kulit budar Semarang menjadi lebih baik,” lanjutnya.
Mekanisme Pembinaan
Dia juga berkomitmen dalam penyusunan program kerja dengan mendahulukan perbaikan pada internal organisasi, sehingga setelah sistem mulai berjalan dengan rapi dan baik, pihaknya akan memperbaiki mekanisme pembinaan baik bagi pemain, pelatih maupun wasit kota Semarang selama ini jumlahnya terbatas.
”Adanya roda organisasi yang berjalan baik, tentu pembinaan atlet akan baik. Secara otomatis akan memunculkan pemain baru dan bagus. Untuk itu, saya mengajak 25 klub anggota Askot PSSI Kota Semarang untuk bersama-sama memajukan peserpakbolaan Semarang. Saya akan berusaha semampu saya untuk mengakomodasi keperluan organisasi termasuk dalam hal pendanaan dan sponsorship,” tandas Yoyok.
Sementara itu Sekretaris Daerah Kota Semarang, Iswar Aminuddin yang turut hadir dalam Muskot berharap dengan pemimpin baru Askot PSSI Kota Semarang dapat memberikan kontribusi untuk memajukan sepak bola Kota Semarang. Yakni dengan bersinergi dengan pemangku kebijakan dan lainnya. ”Hal ini untuk dapat menjadikan sepak bola Semarang menjadi pionir dan memunculkan karakter mindset sepak bola Indonesia,” kata Iswar. (mam,H85-29)