Warga Tunggu Kejelasan Ganti Rugi

  • Pembangunan Tol Batang- Semarang II

SEMARANG – Sebanyak 21 keluarga di RT 05 RW 12 Perumahan Honggowongso Asri, Kelurahan Ngaliyan, Kecamatan Ngaliyan, Semarang resah menunggu kejelasan ganti rugi tanah dan bangunan mereka yang terdampak pembangunan tambahan ruas Tol Trans Jawa Ruas Batang-Semarang II, Kamis (20/6).
Sebab sejak penandatanganan berita acara kesepakatan bentuk dan ganti kerugian atas tanah dan atau bangunan, tanaman, dan benda lain untuk pengadaan tanah tambahan ruas pembangunan tol di Balai Kelurahan Ngaliyan pada 23 Januari 2019, hingga kini warga belum menerima ganti rugi.
Padahal beberapa warga sudah mengosongkan dan membongkar rumahnya, mencari kontrakan dan membayar uang muka rumah baru, hingga menebus sertifikat tanah yang digadaikan demi kelancaran pembangunan proyek tol. Meski demikian, hingga kemarin belum ada kejelasan kapan uang ganti rugi tersebut cair.
”Yang warga sesalkan, tim pembebasan lahan menjanjikan, uang ganti rugi sudah ada dan tinggal dicairkan tapi sampai sekarang belum juga ada kabar kapan cair. Tidak hanya itu, tim juga meminta warga segera mengosongkan rumah dan mencari tempat tinggal baru dalam waktu seminggu sejak penandatanganan kesepakatan harga ganti rugi karena mereka mengaku dikejar deadline,” kata Raden Irwan Darsono, warga RT 05 RW 12 Perumahan Honggowongso Asri.
Sodikin, warga yang rumahnya juga terkena dampak proyek tol menambahkan, saat itu warga meminta tenggang waktu sebulan untuk mengosongkan rumah dan mencari tempat tinggal baru. Namun permintaan warga ditolak.
”Ada yang sudah mencari dan mau beli rumah baru, uang mukanya sampai hangus lantaran uang ganti rugi yang diharapkan tak kunjung cair. Setidaknya tim pembebasan lahan memberitahu dan mengumpulkan warga kembali untuk memberikan kejelasan kalau memang ada permasalahan biar kami tidak merasa digantung,” kata Sodikin sambil menunjukkan fotokopi kuitansi pembayaran uang muka pembelian rumah milik Rini Lindawati, tetangganya yang juga terdampak.
Tunggu MoU
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tol Batang-Semarang II Sudiono saat dikonfirmasi mengatakan, pencairan uang ganti rugi masih menunggu MoU terbaru 2019 dengan Menteri Keuangan supaya pihak Jasa Marga bisa memberikan dana talangan untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) seperti pada 2018.
”Sudah ada beberapa warga yang datang ke kantor dan bertanya melalui telepon kapan ganti rugi mereka terbayarkan. Kami memang masih menunggu MoU terbaru dari Menkeu. Kalau itu sudah ada, pembayaran ganti rugi bisa berjalan lagi. Perkiraan bulan depan (Juli-red),” jelas Sudiono yang mengaku sudah mengajukan surat perintah pembayaran. (J12-41)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


yozgat escort kars escort tokat escort osmaniye escort bayburt escort afyon escort kahramanmaraş escort çorum escort fethiye escort kastamonu escort balıkesir escort erzurum escort sivas escort düzce escort ordu escort manavgat escort burdur escort adıyaman escort aydın escort giresun escort mardin escort kutahya escort şanlıurfa escort yalova escort van escort kırklareli escort bilecik escort karaman escort muğla escort zonguldak escort