Wakil Salatiga Juara Festival Dalang Cilik

Dari Sanggar Sekar Mulya Salatiga

SALATIGA – Anggoro Dwi Sadono, dalang cilik dari Sanggar Sekar Mulya Salatiga asuhan Sri Mulyono SH MH, meraih juara 1 Festival Dalang Cilik (FDC) IX dalam rangka Dies Natalis Ke-55 Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Senin-Jumat (17-21/6). Prestasi tersebut merupakan kebanggaan bagi Kota Salatiga, karena delegasi yang dikirimkan mampu meraih prestasi terbaik.
Anggoro Dwi Sadono juara 1 untuk kategori pendidikan SMP/sederajat. Dia menyisihkan dua lawan beratnya, yakni Riwis Limar (Sukoharjo) dan Branjang Pamadi (Yogyakarta). ”Rasanya bangga karena bisa berprestasi yang terbaik membawa nama Sanggar Sekar Mulya Salatiga,” kata Anggoro Dwi Sadono, saat acara syukuran Sanggar Sekar Mulya di RM Bale Raos di Jalan Lingkar Selatan Pulutan Salatiga, Selasa (25/6) malam.
Festival Dalang Cilik (FDC) IX diikuti puluhan dalang cilik dari berbagai daerah di Pulau Jawa. Peserta terbagi atas kategori pendidikan SD dan SMP. Kegiatan nguri-uri budaya tersebut diikuti perwakilan dalang cilik terbaik dari berbagai kota, seperti Surakarta, Surabaya, Wonogiri, Tulungagung, Salatiga, Klaten, Boyolali, Wonosobo, Banjarnegara, Semarang, Sukoharjo, Karanganyar, Yogyakarta, Jakarta, dan lainnya. Puncak Festival Dalang Cilik diselenggarakan bersamaan dengan pagelaran wayang kulit pada Jumat 21 Juni di depan Hall Rektorat UNY.
Anggoro Dwi Sadono dalam festival tersebut tampil membawakan lakon ”Brubuh Alengka” dari episode cerita pewayangan Ramayana. Pentas itu berakhir dengan tewasnya Dasamuka (Rahwana) sebagai tokoh antagonis. Kemampuan terbaik Anggoro Dwi Sadono menampilkan pentas dalang itu, membuat dirinya terpilih sebagai juara untuk kategori tingkat SMP.
Bangga
Pengasuh Sanggar Sekar Mulya, Sri Mulyono SH MH mengungkapkan rasa bangga karena anak asuhannya bisa meraih prestasi terbaik, untuk kesekian kali. Prestasi tersebut membuktikan bahwa kegiatan seni dan budaya yang dilaksanakan Sanggar Sekar Mulya telah berjalan dengan baik. Pentas rutin yang biasa dilaksanakan oleh Sekar Mulya, juga menambah jam terbang Anggoro Dwi Sadono, karena kerap tampil. Anggoro diminta terus menimba ilmu, pengalaman, berimprovisasi, serta kreatif di bidang seni tersebut. Sri Mulyono menjelaskan pula bila prestasi itu telah membuka otoritas pengambil kebijakan di Kota Salatiga, tentang pentingnya pengembangan seni dan budaya di bidang pakeliran dan karawitan. ”Mari bersama-sama nguri-uri budaya di Kota Salatiga agar tetap lestari,” kata Sri Mulyono.
Atas prestasi tersebut Anggor Dwi Sadono berhak atas trofi, piagam, dan uang pembinaan. Rencananya Anggoro juga dipersiapkan untuk mengikuti lomba dalang lainnya di berbagai daerah. Termasuk pentas-pentas festival dalang lainnya bersama Sanggar Sekar Mulya. (H2-68)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


yozgat escort kars escort tokat escort osmaniye escort bayburt escort afyon escort kahramanmaraş escort çorum escort fethiye escort kastamonu escort balıkesir escort erzurum escort sivas escort düzce escort ordu escort manavgat escort burdur escort adıyaman escort aydın escort giresun escort mardin escort kutahya escort şanlıurfa escort yalova escort van escort kırklareli escort bilecik escort karaman escort muğla escort zonguldak escort