SM/Kuswandi POTONG LOPIS RAKSASA: Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, didampingi Wali Kota Pekalongan M Saelany Machfudz, Wakil Wali Kota Achmad Afzan Arslan Djunaid, serta unsur Muspida memotong lopis raksasa, Rabu (12/6). (50)
- Regional Jateng

Tradisi Lopis Raksasa Guyubkan Warga

PEKALONGAN -Kota Pekalongan memiliki tradisi pemotongan lopis berukuran besar atau raksasa yang digelar di Kelurahan Krapyak, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan yang digelar setiap tahun pada perayaan Syawalan di Kota Pekalongan. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berkesempatan hadir untuk memotong salah satu lopis raksasa dengan berat 1.600 kilogram di Gang 8 Krapyak Kidul, Rabu (12/6). Menurut Ganjar, tradisi Pemotongan Lopis Raksasa ini mampu mengguyubkan masyarakat. Tradisi ini sangat mencitrakan Kota Pekalongan yang memiliki berbagai etnis namun tetap guyub rukun. “Sebenarnya di balik acara ini bukan sekadar lopis tetapi di dalamnya ada kandungan nilai keakraban masyarakat di tengah kampung,” tandas Ganjar. Dijelaskan, proses pembuatan lopis raksasa ini memiliki cara-cara yang penuh dengan kearifan lokal maka tradisi ini harus tetap diteruskan. “Ini termasuk cara untuk mempersatukan Indonesia dan masyarakat Kota Pekalongan, dari kampung masyarakat dapat menyatukan batin masyarakat,” tutur Ganjar.
Ganjar mengaku sangat bahagia bisa bersilaturahmi dengan masyarakat di Kelurahan Krapyak. Melihat tradisi yang masih dipertahankan ini Ganjar akan memviralkan ke khalayak.
Bersatu
“Sebuah tradisi di sebuah kampung yang bisa mendatangkan kerukunan dalam masyarakat. Saya rasa inilah cikal tradisi anak bangsa yang bisa diandalkan,” imbuhnya Ganjar. Menurutnya, diantara nilai yang terkandung dalam proses pembuatan lopis, mereka bersatu dan guyub, tanpa melihat sebuah perbedaan golongan, maupun lainnya. Hadir Wali Kota Pekalongan, M Saelany Machfudz, Wakil Wali Kota Pekalongan A Afzan Arslan Djunaid , Ketua DPRD Kota Pekalongan Balgis Diab, Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf Arfan Johan Wihananto, Wakapolres Pekalongan Kota Kompol I Wayan Tudy, dan dari Kejaksaan Negeri Kota Pekalongan, Edi Purwanto. Selain itu, hadir pula Sekda Kota Pekalongan Sri Ruminingsih, Jajaran Asisten, Staf Ahli, dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Pekalongan. Tradisi yang digelar oleh masyarakat dengan dukungan Pemkot Pekalongan tersebut dihadiri ribuan pengunjung. (H63-50)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *