Tim Verifikasi KLA Berikan Catatan

SUKOHARJO – Tim Verifikasi Kabupaten Layak Anak (KLA) menilai masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan Pemkab Sukoharjo. Hamid Patilima salah satu tim verifikasi saat diterima Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya bersama jajaran di Kantor Bupati mengatakan, dari hasil verifikasi di lapangan masih menemukan beberapa hal yang perlu dibenahi.

Di antaranya, puskesmas yang belum tahu soal ramah anak dan lain sebagainya. ”Organisasi perangkat daerah (OPD) terkait selaku penanggung jawab masih berjalan sendiri-sendiri dalam melaksanakan program KLA.

Peran OPD juga masih belum maksimal dan pelaporan masih sebatas lembar dokumentasi yang belum jelas,” ujar Hamid. Karena itu, ada beberapa catatan dan rekomendasi bagi Kabupaten Sukoharjo agar bisa menaikkan peringkat dari yang disandang saat ini, yaitu predikat Pratama, harus dimulai dengan memperkuat kelembagaan daerah. Dalam hal ini, penyelenggaraan KLA diperkuat dengan produk hukum berupa peraturan daerah (Perda).

Deklarasi Sebab saat ini secara kelembagaan, penyelenggaraan KLA di Kabupaten Sukoharjo baru sebatas diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup). Perda itu nantinya merupakan inisiatif DPRD.

”Ini sebagai keterlibatan aktif kalangan legislatif yang berkontribusi dan komitmen dalam mewujudkan KLA. Selain itu Pemkab juga mendeklarasikan kelurahan dan desa layak anak, serta program kerja di berbagai bidang yang dijalankan sudah ramah anak,” tegasnya. Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya mengatakan terus berkomitmen mewujudkan KLA di Kabupaten Makmur.

Bupati berharap anak-anak di wilayahnya terpenuhi hak-haknya sesuai dengan konvensi hak anak. Saat ini Sukoharjo masih dalam predikat Pratama setelah diraih tiga kali berturut-turut. Pihaknya berharap ada peningkatan predikat untuk mencapai KLA. (H46-62)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *