Tergiur 2 Kg Emas, Rp 18,79 Juta Amblas

KARANGANYAR- Penipuan dengan berkedok penarikan emas batangan masih saja terjadi. Kali ini korbannya adalah Suwartono (63), warga Dukuh Binangun, Kelurahan/Kecamatan Karanganyar, Kebumen.
Lantaran tergiur iming-iming akan mendapatkan emas batangan 2 kg dari orang “pintar”, Suwartono justru kehilangan uangnya Rp 18,79 juta. Bagaimana tidak, emas batangan hasil penarikan tersebut ternyata bukan emas asli, melainkan kuningan.
Warga Desa Grenggeng, Karanganyar, Kebumen, Wijaya Ginanjar (58), yang dikenal sebagai dukun itu pun dilaporkan ke polisi. Sang dukun bisa ditangkap polisi dan hingga Jumat (14/2) masih dalam proses penyidikan aparat Polsek Unit Reskrim Polsek Karanganyar Polres Kebumen.
Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan mengatakan, selain mengamankan tersangka, pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti antara lain dua batangan warna kuning emas bertuliskan Union Bank Switzerland LM 999.9 UL.2743 Swiss panjang 17,5 cm dan lebar 4 cm.
Satu batangan warna kuning emas depan bergambar Soekarno dan belakang bergambar Pancasila panjang 6,5cm lebar 4cm serta satu koin warna kuning emas depan bergambar Soekarno dan belakang bergambar Pancasila. Kemudian empat koin warna kuning emas depan bergambar Soekarno dan berlakang bergambar Pancasila.
“Tersangka dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman empat tahun penjara,” ujar AKBP Rudy Cahya, didampingi Kapolsek Karanganyar AKP Kusnadi dan Kasubag Humas Iptu Tugiman.
Kronologi Kejadian
Kejadian penipuan itu bermula saat tersangka datang ke rumah korban dan mengatakan ada emas 2 kg lebih yang minta diangkat karena ingin pulang. Kemudian terlapor minta persyaratan berupa mahar uang dan kembang tujuh rupa.
Selanjutnya, Senin (6/1) pelapor memberikan mahar tersebut kepada terlapor dan tersangka berpura-pura melakukan ritual di kamar milik korban. Setelah keluar, tersangka meminta kepada korban untuk membuka bungkusan yang berupa emas tersebut pada Jumat (7/2).
Pada saat waktu yang ditentukan tiba, korban membuka bungkusan yang diberikan tersangka. Ternyata emas yang diberikan oleh tersangka bukan emas asli, tapi kuningan. Atas kejadian tersebut, korban rugi Rp 18,79 juta.
Adapun penangkapan tersangka dilakukan saat Rabu (12/2) Unit Reskrim Polsek Karanganyar mendapat informasi bahwa pelaku datang lagi ke rumah korban. Selanjutnya Unit Reskrim Polsek Karanganyar dipimpin Kanit Reskrim Aiptu Suparjo dan anggota segera mendatangi dan menangkap pelaku, kemudian. pelaku dibawa ke Polsek Karanganyar untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. (J19-37)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *