Teh Indonesia Harus Terus Dipromosikan

JAKARTA-Saat ini Indonesia tengah memasuki masa kelam dalam dunia teh. Bila 3 tahun lalu, teh produksi Indonesia masih di posisi 3 besar dunia, tahun ini merosot ke posisi 11. Karena itu perlu dilakukan berbagai upaya agar nama teh Indonesia kembali harum di kancah internasional. Salah satu yang dilakukan adalah melalui  pameran Food & Hotel Indonesia 2019 yang akan digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta,24 – 27 Juli 2019.

‘’Konsumsi teh harus terus ditingkatkan dengan menemukan varian varian baru cara menikmati teh.Tidak hanya dicampur dengan susu, tetapi dengan berbagai variasi lain.Salah satunya, kemarin ada yang berhasil menciptakan teh oolong dan menang dalam sebuah lomba di tingkat internasional di Amerika Serikat,’’ tutur Ronald  Gunawan,Vice Chairman Assosiation of Indonesia Speciality Tea.

Ronald Gunawan menyampaikan hal itu, ketika menjadi salah satu pembicara dalam konferensi pers mengenai rencana digelarnya pameran Food & Hotel Indonesia 2019 yang digelar oleh Pamerindo Indonesia. Acara ini menghubungkan lebih dari 1.300 produsen dan pemilik bisnis dengan lebih dari 30.000 end users dari 41 negara.

‘’Memimpin sektor kuliner dan perhotelan selama 28 tahun yang menjangkau lebih dari 50 kategori, selain memamerkan produk, kami membuka peluang partner bisnis lewat negosiasi langsung selama pameran. Kami berkomitmen mendukung percepatan bisnis yang berkelanjutan, sekaligus membawa sektor-sektor andalan agar bersinar di kancah global,’’ ungkap Wiwik Roberto, Event Director Food & Hotel Indonesia 2019.

Di tahun 2018, sektor makanan dan minuman di Ineonsaia telah tumbu h sebesar 7,91 persen, menempatkan Indonesia sebagai salah satu pasar terbesar di sektor ini. Kopi spesial Indonesia telah meningkatkan prosisinya di dunia, hingga kini diakui sebagai produsen kopi terbesar keempat di dunia, setelah Brasil, Vietnam dan Columbia.

Ketua Asosiasi Kopi Spesial Indonesia (AKSI) A Syafrudin menambahkan, kopi Arabica merupakan kopi dengan pertumbuhan tertinggi di Indonesia, berkat dukungan penuh dari teknologi baru,

‘’Kami hadirkan terobosan mesin kopi dengan tujuan untuk mengoptimalkan standar kopi spesial Indonesia. Terobosan ini termasuk mesin roastng kopi, espresso, hingga peralatan manual brewing. Mengingat standar konsumen Indonesia yang tinggi terhadap kualitas kopi spesial, teknologi ini akan meningkatkan pertumbuhan ekspor di Indonesia secara signifikan,’’ ungkap Syafrudin.

Di sisi ain, Indonesia dinobatkan sebagai Destinasi Wisata Halal Terbaik Dunia 2019 versi Global Muslim Travel Index. Itulah sebabnya sektor kuliner perlu mengembangkan makanan olahan halal sebagai sektor potensial di Indonesia.

‘’Yang harus dipastikan, semua proses produksi pangan memenuhi jaminan standardisasi halal, karenanya, di butuhkan kerja sama yang solid antara regulator pemerintah, dan produsen agar sukses di sektor ini. Lewat pameran ini kami menghadirkan platform untuk memperkaya pengetahuan masyarakat, agar terobosan produk halal dapat terus dilakukan hingga menembus standar internasional,’’ ujar Supandi, Ketua Masyarakat Standardisasi (MASTAN), salah satu asosiasi di pameran tersebut.(tn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


yozgat escort kars escort tokat escort osmaniye escort bayburt escort afyon escort kahramanmaraş escort çorum escort fethiye escort kastamonu escort balıkesir escort erzurum escort sivas escort düzce escort ordu escort manavgat escort burdur escort adıyaman escort aydın escort giresun escort mardin escort kutahya escort şanlıurfa escort yalova escort van escort kırklareli escort bilecik escort karaman escort muğla escort zonguldak escort