Tahun 2020 Tahun Luar Biasa.

Jakarta, Suaramerdeka.News —
Tahun 2020 dalam kacamata supranatural Ki Kusumo adalah tahun Tikus Logam. Tahun tikus adalah tahun yang luar biasa.
Bayi-bayi yang lahir di tahun itu, dipercaya adalah bayi yang keras, dengan daya hidup tahan banting, dan mampu hidup di keadaan sekeras apapun.

“Dimulai dari 25 Januari, kemudian diakhiri di bulan Februari tanggal 11. Jadi itu ada area dimana banyak kelahiran luar biasa,” terang Konsultan Supranatural Ki Kusumo , Minggu (29/12/2019).

Menurutnya anak-anak yang lahir di tahun tikus biasanya anak yang cerdas, tidak mudah menyerah dan kebanyakan dari mereka berhasil meski dengan usaha yang biasa saja.

Aktor cum produser film The Police Movie ini menambahkan, ada beberapa shio yang justru harus berusaha keras di tahun 2020, tapi ada juga shio yang mengalami kemajuan pesat.

“Misalnya shio yang agak lambat di tahun tikus adalah kuda. Perbedaannya sekitar 6 tahun, jadi berhadapan. Artinya apapun yang dikerjakan itu bukan tidak berhasil, tapi banyak hambatan,” terangnya.

Kuda di tahun tikus, lanjut Ki Kusumo, harus banyak melakukan perbaikan dan perubahan dalam kemasyarakatan. Misalnya memberi sumbangan dan kegiatan amal, banyak berdoa agar mendapat pencerahan.

Sebaliknya, ada beberapa shio yang di tahun tikus ini mendapat pencerahan luas biasa. Misalnya shio tikus di tahun tikus.

“Di tahun yang keras, shio tikus justru mendapat banyak peluang di dunia usaha. bahkan ada beberapa yang menemukan peluang dashyat dan jadi tokoh luar biasa,” kata nya.

Shio yang juga bisa dapat hasil luar biasa di tahun tikus adalah shio Macan. “Dia mendapat peluang kerjaan yang dashyat, sampai nggak bisa kejangkau karena terlalu banyak,” urainya.

Kemudian ada shio naga. Ini tahun luar biasa, karena simbol yang timbul adalah naga tidur bangkit terbang ke langit.

“Itu artinya shio naga akan menemukan pencerahan, usahanya akan meledak, apapun yang dilakukan akan menghasilkan luar biasa,” sambungnya.

Bagaimana ramalan Ki Kusumo tentang berbagai hal yang akan terjadi di tahun 2020 kelak?

Dari sisi perekonomian, di tahun tikus ini banyak sekali perubahan. “Ada orang yang menilai tahun ini tahun kemunduran, tapi justru dalam perkembangannya ada hal yang tidak disangka karena akan semakin meningkat dan semakin besar,” jelasnya.

Perpolitikan di Indonesia, gonjang ganjing tetap seperti biasa. “Karena tahun tikus, tikus itu biasanya menggerogoti, menggigit. Artinya akan ada banyak orang di area yang tidak segaris yang akan saling sikut dan saling menggigit,” terangnya.

Dalam jagat keartisan, gonjang ganjing masih sama. “Banyak artis yang melahirkan, sekalinya melahirkan anaknya banyak,” katanya.

Jika ada artis yang bercerai, sepertinya kamuflase saja. Balik lagi, baik-baik lagi dan melahirkan anak lagi.

“Jadi simbolnya begitu. Karena tahun ini adalah tahun yang penuh kehangatan, lebih banyak artis yang nikah dibanding bercerai, lebih banyak yang punya anak dibanding yang berpisah,” imbuhnya.

Terkait artis terjerat narkoba, kata Ki Kusumo, tahun 2020 masih banyak dan orangnya itu-itu aja. “Ada beberapa nama baru muncul dan terjerat narkoba, padahal selama ini kita anggap alim dan sangat agamis,” katanya lagi.

Skandal artis dan pejabat akan terjadi juga di tahun 2020. “Ada peristiwa skandal dan akan jadi berita luar biasa,” jelasnya.

Peristiwa seperti yang terjadi pada Vanessa angel, prostitusi artis akan lebih marak dan lebih nyata. Masalah yang berkaitan dengan LGBT tetap ada, tapi justru kelihatan menurun.

“Tikus tuh lebih ke area kehangatan yang akan muncul,” ujarnya.

Apa jenis musik yang akan booming di tahun 2020? “Saya lihat area tikus itu adalah area yang sudah lama terpendam, semua yang pernah terkubur akan muncul. Tahun lalu tidak baik, tahun ini akan muncul, termasuk dalam dunia seni. Mulai berjalan sampai dia membuat orang senang, bahkan ada beberapa yang jadi trending di kalangan anak muda,” terangnya.

Untuk kasus hukum yang menjerat artis tetap masih ada. “Ada banyak artis yang tersandung kasus hukum, banyak anak baru, pemain baru dan itu sebagian besar masih berkaitan dengan narkoba,” ujarnya lagi.

Fenomena bencana alam dalam kacamata spiritual Ki Kusumo masih akan terjadi. Menurutnya unsur logam masih mendekati ke tanah.

Itu artinya gempa masih ada, banjir ada tapi sedikit, pergerakan yang berkaitan dengan tanah masih lumayan besar. Kemudian angin puting beliung itu masih banyak. Kejadian-kejadian tersebut akan terjadi di hampir semua wilayah Indonesia terutama wilayah selatan dan timur.

Musibah kecelakaan akan mewarnai tahun 2020. Hanya saja di tahun 2020 kecelakaan pesawat jauh menurun dan tidak melibatkan peristiwa besar.

Sementara kecelakaan di air yang akan banyak. “Kapal tenggelam atau seperti apa (tabrakan),” katanya.

Untuk kasus korupsi yang melibatkan pejabat masih ada. “Tikus walau tampak bekerjasama, tapi yang harus diingat adalah sifat alamiahnya menggigit kiri kanan. Sesuatu yang bisa menyelamatkan dia, dia akan buat. Tapi walau kawannya tidak selamat, dia tidak peduli,” jelasnya.

Jagat korupsi akan menyasar hal-hal yang baru dan melibatkan pemain baru yang akan terungkap. Pejabat lama akan tertangkap dan menyeret nama baru. Banyak politisi muda yang terlibat korupsi.

Hal lain, situasi keamanan di dalam negeri lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Ada unsur kekerabatan yang kuat. “Tikus itu makan bersama, minum bersama, prinsip kebersamaannya kuat. Jadi membangun sesuatunya dengan kekuatan kerjasama sehingga memperkecil kemungkinan gagal,” terangnya.

Menyoal kepemimpinan jokowi, lanjutnya, menurut dia kelihatannya 2020 adalah tahun yang baik, tahun yang kuat, tahu yang menggigit.

“Ibaratnya ini tahun yang baik untuk memulai apapun. Tikus sendiri binatang yang sangat kuat, dimanapun dia ada,” ungkapnya.

Tentang kriminal, tahun 2020 lebih kepada peristiwa kejahatan di masyarakat umum. “Mungkin masih itu-itu aja ya, teknologinya masih sama. Peningkatannya di generasi milenial aja. Makanya lebih harus mengwasi anak muda tentang hal baru yang mereka anggap baru. Bahaya narkoba agar lebih ditanamkan agar tidak meracuni generasi muda ke depan,” jelasnya.

Terkait pimpinan Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang baru, Ki Kusumo berharap mereka bisa melaksanakan amanat rakyat.

“Kalau dipercaya harus bisa melakukan yang terbaik. Bahwa mereka duduk karena amanah yang diberikan rakyat. Kita memakai baju dari rakyat, baju rakyat, gunakan sebaik mungkin dan jangan menyalahi aturan yang diberikan rakyat,” paparnya.

Harapan Ki Kusumo di tahun 2020 agar semua yang baik diperjuangkan dengan baik. “Tentu kita semua bisa dapatkan kesuksesan dan warga Indonesia bisa dapatkan kemakmuran luar biasa,” tutupnya. (Bb-69)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *