Suporter Mabuk Akan Dikeluarkan dari Stadion

BATANG- Tindakan tegas akan diberlakukan pada saat Persibat berlaga pada pertandingan sepak bola Liga 2 Tahun 2019 di Stadion Moh Sarengat Batang. Apabila penonton mabuk akan dikeluarkan dari stadion.
Langkah itu ditempuh dalam rangka tidak sampai menimbulkan keributan,sehingga laga Persibat bisa lancar sampai selesai aman dan kondusif.
”Saya tegaskan, nanti masing-masing koordinator lapangan (korlap) suporter mengeluarkan suporter yang mabuk. Polisi dan petugas keamanann akan mendampingi,”ujar Kapolres, AKBP Edi Suranta Sinulingga saat acara silaturahmi Kamtibmas Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke-73 bersama pengurus dan suporter Persibat di Hotel Sendang Sari, Selasa (18/6).
Hadir Wakapolres R Hartono dan peabat utama Polres. Sedangkan dari Persibat Drektur Teknik Ahmad Dahlan, Manager Budi Sahroni, dan Panitia Pelaksana (Panpel) Dony Ferr.
Kegiatan itu dilaksanakan untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif. Pertandingan sepakbola yang sportif, damai, dan bersahabat.
Digeledah
Sebelum masuk stadion suporter akan digeledah. Suporter yang membawa barang-barang yang dilarang oleh PSSI, PT LIB, maupun PT Persibat Batang Idnonesia.
Seperti minuman keras, narkoba, mercon kembang api, flare dan petasan serta bambu, kayu, pentungan, dalam berbagai ukuran, tiang meter ukuran panjang melebihi dua meter dan diameter tiga cm, batu, senjata tajam akan ditolak masuk stadion.
”Kami prihatin mendengar pengurus Persibat yang pada pertandingan terakhir musim kompetisi 2018 didenda Rp 60 juta. Itu gara-gara saat menyanyikan lagu antum ada suporter yang menyulut flare (petasan kembang api). Untuk itu ke depan, semuanya harus tertib ingat suporter itu merupakan aset Persibat jadi harus ikut tanggung jawab untuk menjaga, mengawal, dan selalu menjaga ketertiban. Jadikan Persibat menjadi kebanggaan dan menjadikan petandingan itu sebagai tontonan dan hiburan yang menarik.”
Pada kesempatan itu, juga dibacakan ”Jani Setia Bersama Suporter Persibat”. Selanjutnya ditandatangani Ketua Suporter Roban Mania Faiz, Roban Rewo-Rewo, Brigata Ultras Roban Arga, dan Laskar Sarengat Rudi.
Direktur Teknik Persibat Ahmad Dahlan senada dengan Kapolres, yang meminta suporter untuk selalu menjaga ketertiban sampai pertandingan selesai. Sehingga, Persibat tidak terulang didenda kembali.
”Persibat rumah kita, untuk itu kami meminta suporter melalui korlap-korlap untuk menjaga ketertiban sampai pertandingan selesai. Sekali lagi, jangan sampai terulang saat menyanyikan antum ada yang membunyikan petasan atau flare. Ini penting sekali agar ditaati, pengurus siap menerima kritik, masukan, dan saran untuk kejayaan Persibat.”(ar-32)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


yozgat escort kars escort tokat escort osmaniye escort bayburt escort afyon escort kahramanmaraş escort çorum escort fethiye escort kastamonu escort balıkesir escort erzurum escort sivas escort düzce escort ordu escort manavgat escort burdur escort adıyaman escort aydın escort giresun escort mardin escort kutahya escort şanlıurfa escort yalova escort van escort kırklareli escort bilecik escort karaman escort muğla escort zonguldak escort