Stadion Citarum Masih Perlu Pembenahan

SEMARANG – Stadion Citarum Semarang masih mempunyai beberapa kekurangan fasilitas untuk bisa digunakan sebagai home base PSIS Semarang pada Liga 1 2020.
Salah satu yang harus dibenahi adalah pencahayaan lampu yang dinilai tidak sesuai standar kasta sepak bola tertinggi di Indonesia. Minimal, tingkat pencahayaan adalah 800 lux dan maksimal 1200 lux. Adapun Stadion Citarum hanya sekitar 350 lux.
”Selain itu, akses tribune penonton juga perlu pembenahan. Sehingga benar-benar terpisah dari akses pemain. Kemudian ruang media center dan jumpa pers yang harus disediakan,” tutur Staf Bidang Kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) Risnanto ketika verifikasi, Senin (17/2) malam.
”Di sini, kami belum melihat dua ruang itu. Kami belum bisa menyatakan stadion ini layak apa tidak karena masih butuh koordinasi.”
Pesan Lampu
Manajemen Laskar Mahesa Jenar mengajukan beberapa stadion yang akan dijadikan kandang seperti Stadion Moch Soebroto Magelang, Stadion Citarum Semarang, dan Stadion Utama Kebondalem Kendal.
Sebelum ke Stadion Citarum, lanjut Risnanto, bersama Zumi Zofa juga telah melakukan verifikasi Stadion Moch Soebroto Magelang. Dari pengamatannya stadion tersebut tak banyak berubah dari musim lalu. Ada beberapa yang harus dibenahi oleh manajemen PSIS.
”Untuk Stadion Utama Kebondalem Kendal, kami belum memverifikasi karena belum siap. Ya, kami meminta PSIS segera membenahi semua catatan yang kami berikan karena kick off 29 Februari nanti,” jelasnya.
CEO PSIS Semarang Alamsyah Satyanegara Sukawijaya mengatakan telah memprediksi lampu memang belum sesuai standar.
”Dari penilaian kami sendiri memang lampu di bawah standar Liga 1 dan ini sudah diperkirakan. Manajemen sudah memesan lampu untuk meningkatkan pencahayaan Stadion Citarum,” tutur pria yang akrab disapa Yoyok Sukawi itu.
”Kami akan segera membenahi semua fasilitas yang menjadi catatan PT LIB. Optimististis saja sebelum kick off semua pembenahan sudah rampung dilakukan.” (H85,H32-47)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *