Siswa Dilatih Buat Konten Kreatif

SEMARANG – Berbekal kamera smartphone standar, seseorang sudah bisa menghasilkan konten kreatif yang edukatif. Konten kreatif tersebut selanjutnya dapat ditampilkan di media sosial setelah melalui proses editing. Setidaknya hal tersebut yang coba diajarkan mahasiswa Ilmu Komunikasi (Ilkom) Universitas Semarang (USM) kepada sejumlah siswa di SMA Islam Sudirman Ambarawa dan SMAN 9 Semarang.
Pengajaran dan berbagi ilmu terkait konten kreatif ini, bagian dari usaha memenuhi tugas mata kuliah Manajemen Relasi Publik (Management Public Relations). Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengembangkan kreativitas siswa, khususnya berkaitan dengan pembuatan konten kreatif. Selain itu, berkreasi dengan konten kreatif merupakan sesuatu hal yang diminati generasi milenial.
”Pembuatan konten kreatif tidak perlu biaya mahal, karena dengan kamera standar smartphone pun sudah bisa dilakukan. Diharapkan mereka nantinya juga dapat memanfaatkan media sosial dengan bijak melalui kegiatan yang lebih positif dan bermakna,” ujar Niamamah (20), panitia penyelenggara acara konten kreatif.
Dia mengatakan, penyelenggaraan kegiatan dilaksanakan dalam dua waktu berbeda, yakni pada 3 Mei di SMA Islam Sudirman Ambarawa dan SMAN 9 Semarang pada 17 Juni. Kegiatan itu bertema ”How To Be Content Creator for Millennial Generation”. Tujuan kegiatan tersebut untuk menyampaikan tentang definisi konten kreatif dan mengajarkan dasar-dasar pembuatan kepada siswa dari dua sekolah tersebut. Selain itu, mereka juga diberi sejumlah saran untuk dapat menjadi pembuat konten kreatif yang sukses.
”Salah satunya dengan cara memperlihatkan sejumlah pembuat konten kreatif ternama asal Indonesia, seperti Risa Sarasvati, Atta Halilintar, atau Korean Roemit. Ternyata respons kegiatan itu cukup baik. Beberapa peserta melontarkan pertanyaan terkait konten kreatif,” ujar dia.
Makin Tertarik
Seorang peserta asal SMAN 9 Semarang, Achbar (17) mengungkapkan, setelah mengikuti kegiatan tersebut menjadi semakin tertarik untuk menjadi pembuat konten kreatif yang baik. Dirinya menyadari, usia sepertinya saat ini sangat bagus untuk memulai sebuah karya kreatif yang bermanfaat bagi orang banyak.
”Ternyata untuk menjadi seorang pembuat konten kreatif tidak sesulit yang dibayangkan. Saya jadi tertarik untuk memulai membuat konten kreatif di media sosial. Ide dan bahan-bahannya sudah dapat, tinggal memulai,” paparnya.
Sebelumnya, guru pembimbing SMA Islam Sudirman Ambarawa, Tisna, mengharapkan bimbingan yang dilakukan mahasiswa Ilkom USM ini dapat mengarahkan para siswa untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial.
”Semoga nanti ada di antara peserta tersebut yang mampu menjadi pembuat konten kreatif yang andal, mengedukasi, dan dikenal masyarakat luas,” tuturnya. (ary-27)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


yozgat escort kars escort tokat escort osmaniye escort bayburt escort afyon escort kahramanmaraş escort çorum escort fethiye escort kastamonu escort balıkesir escort erzurum escort sivas escort düzce escort ordu escort manavgat escort burdur escort adıyaman escort aydın escort giresun escort mardin escort kutahya escort şanlıurfa escort yalova escort van escort kırklareli escort bilecik escort karaman escort muğla escort zonguldak escort