Siswa Baru Disambut bak Tamu Istimewa

SUASANA pagi hari di MI Muhammadiyah Penaruban, Kaligondang, terlihat meriah, Selasa (16/7). Terlihat pita melintang di pintu gerbang, balon warna-warni, hamparan karpet merah, dan barisan siswa mengular.

Ternyata pagi itu ada prosesi penyambutan siswa baru kelas 1A dan 1B sejumlah 60 anak. Mereka berbaris di luar gerbang didampingi wali kelas masing-masing.

Lalu dua anak maju menggunting pita. Kemudian dua anak lagi maju memberikan buket bunga kepada Kepala MIM Penaruban Siti Nurlaely yang menerimanya dengan senyuman.

Selanjutnya anak-anak satu per satu memasuki sekolah, berjalan di atas hamparan karpet merah. Setiap anak menerima bingkisan istimewa dan mereka digandeng kakak kelas menuju ruang kelas masing-masing.

Kemudian usai upacara pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Madrasah (MPLM), anak-anak menggantungkan kertas yang bertuliskan cita-cita mereka di pohon cita-cita.

Acara yang tak kalah heboh adalah ketika anak-anak melepaskan burung kecil ke alam bebas. Namun ternyata tidak banyak anak yang berani memegang burung emprit itu.

Hanya beberapa anak yang berani memegang burung sampai diperintahkan untuk menerbangkannya. Akhirnya puluhan burung itu dilepas langsung dari kurungannya.

Kepala MIM Penaruban Siti Nurlaely mengatakan, semua siswa baru mendapatkan hadiah berupa sajadah. Tujuannya agar mereka rajin melaksanakan shalat 5 waktu.

“Kemudian anak-anak juga menerbangkan burung bukan balon. Karena kalau balon dikhawatirkan bisa mencemari lingkungan udara,” katanya.

Dia menambahkan, pelepasan dan penerbangan burung itu sebagai bentuk visi misi MIM Penaruban yang mencintai lingkungan dan makhluk hidup.

“Burung dilepas biar hidup di alam bebas. Sedangkan menuliskan cita-cita untuk digantungkan di pohon cita-cita agar anak selalu ingat cita-cita mereka,” katanya.

Dia menuturkan, pada hari kedua dan ketiga MPLM, siswa baru akan mengikuti agenda yang tak kalah asyiknya. Yakni menangkap ikan dan tukar menukar kado.

Salah satu siswa baru Ismail mengaku senang bisa ikut kegiatan itu. Dia senang dapat hadiah dari madrasah dan senang bisa melepaskan burung.

“Saya senang tadi acaranya asyik. Dapat hadiah, dapat menerbangkan burung. Kalau saya cita-citanya mau jadi chef,” katanya. (Arief Noegroho- 37)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


yozgat escort kars escort tokat escort osmaniye escort bayburt escort afyon escort kahramanmaraş escort çorum escort fethiye escort kastamonu escort balıkesir escort erzurum escort sivas escort düzce escort ordu escort manavgat escort burdur escort adıyaman escort aydın escort giresun escort mardin escort kutahya escort şanlıurfa escort yalova escort van escort kırklareli escort bilecik escort karaman escort muğla escort zonguldak escort