Sidang Paripurna Umumkan Lima Pimpinan Definitif DPRD Jateng

SEMARANG – Lima nama pimpinan definitif DPRD Jawa Tengah diumumkan dalam rapat paripurna, Senin (16/9). Selanjutnya nama kelimanya diajukan kepada Mendagri untuk dimintakan penetapan melalui surat keputusan (SK).
Pengumuman sesuai dengan rekomendasi lima parpol pemilik kursi terbanyak di DPRD Jateng ke Sekretariat DPRD. PDIP sebagai pemenang Pileg DPRD Jateng 2019 merekomendasikan nama Bambang Kusriyanto sebagai ketua DPRD Jateng.
Saat ini Bambang menjabat sebagai Ketua Sementara DPRD Jateng dan di partai menjabat Sekretaris DPD PDIP Jateng. Bambang dinilai akan cepat beradaptasi, karena sebelumnya juga menjadi Ketua DPRD Kabupaten Semarang.
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) merekomendasikan Sekretaris DPW PKB Jateng Sukirman. Saat ini Sukirman juga menjabat sebagai wakil ketua sementara DPRD Jateng dan wakil ketua petahana.
Partai Gerindra akhirnya merekomendasikan Bendahara DPD Partai Gerindra Jateng Heri Pudyatmoko yang merupakan petahana wakil ketua DPRD Jateng.
Partai Golkar merekomendasikan Sekretaris DPD Partai Golkar Jateng, Ferry Wawan Cahyono. Ferry juga merupakan wakil ketua petahana.
PKS menjadi pemilik kursi wakil ketua yang paling akhir memberikan rekomendasi dan diserahkan pada Setwan. Sempat ramai diperbincangkan antara Hadi Santoso dan Riyono, PKS justru memberikan mandat pada Quatly Abdulkadir Alkatiri. Quatly merupakan Ketua Majlis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Jateng yang sebelumnya menjadi anggota DPRD Solo.
“Paripurna ini baru pengumuman pimpinan definitif. Selanjutnya disampaikan kepada Mendagri untuk SK nya,” kata Sekretaris DPRD Jateng, Urip Sihabuddin.
Rapat paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua Sementara DPRD Jateng Bambang Kusriyanto dan Wakil Ketua Sementara Sukirman. Hadir Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen.
Urip mengatakan nantinya setelah mendapatkan SK maka kelimanya akan diambil sumpah janji sebagai pimpinan DPRD Jateng 2019-2024 oleh Ketua Pengadilan Tinggi Jateng.
Pelaksanaan sidang paripurna terlihat berbeda dari sidang parpipurna DPRD periode sebelumnya. Persentase anggota dewan yang hadir jauh lebih banyak, 103 anggota dari total 120 anggota. Dalam pelaksanaannya pun hampir tepat waktu. Padahal biasanya molor cukup lama. (Adv-70)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *