Sempat Kena Imbas Demo, Sarinah Kejar Perolehan Omset

JAKARTA – Pusat Perbelanjaan Sarinah mengaku mengalami penundaan perolehan omset akibat adanya aksi Massa yang berujung kericuhan pada tanggal 21 dan 22 Mei kemarin. Mall yang terletak tepat di seberang Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang menjadi lokasi aksi massa ini harus tutup selama 3,5 hari. Direktur Ritel Sarinah Lies Permana Lestari menyatakan pihaknya terkena imbas aksi Massa dimana pada tanggal 21 Mei Sarinah tutup jam 3 sore. Kemudian pada tanggal 22 hingga 24 Mei, Sarinah tutup sepanjang hari. BUMN ritel ini akhirnya kembali buka pada Sabtu (25/5) dan langsung mengadakan Midnight Sale. “Pastinya ada penundaan omset yang harusnya kita buka, apalagi di bulan Ramadan, harusnya bulan madu ritel,” ungkapnya di Jakarta, Senin (27/5).

Menurutnya, tutupnya Sarinah pada masa-masa kericuhan tersebut tidak bisa dikatakan sebagai kerugian.”Sarinah ngga rugi, makanya saya bilang  penundaan omset, bisa jadi numpuk atau malah lebih banyak penundaan omset karena kita tutup,” cetusnya. Dia mengakui dalam sehari Sarinah menghasilkan omset antara Rp 700 juta hingga Rp 1 miliar. Sehingga dapat dikatakan penutupan Sarinah selama 3,5 hari bisa berdampak besar dari potensi omset yang hilang. Apalagi saat ini adalah bulan Ramadan yang mendekati Hari Idul Fitri dimana masyarakat sudah memperoleh THR. Untuk itu, Sarinah berusaha mengejar ketertinggalan akibat penutupan tersebut dengan menggelar Midnight Sale dari tanggal 27 hingga 31 Mei 2019 dengan gelaran diskon dari 20% hingga 70%  dan berbagai promo menarik lainnya.

Sarinah pun bekerja sama dengan Komunitas Desainer Etnik Indonesia (KDEI), Ikatan Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) dan Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI) menggelar acara Fashion Show yang bertajuk “Sarinah Ramadan Festive 2019” pada hari Senin, tanggal 27 Mei 2019, yang akan menampilkan para Desainer Ternama Indonesia antara lain Buyung Rais, Itang Yunasz, Dian Pelangi, Meccanism, Ida Leman dan berbagai koleksi terbaik dari Sarinah. Fashion show kali ini akan menampilkan 40 koleksi busana muslim wanita dan 19 koleksi busana muslim pria.Lies menambahkan Sarinah merupakan  BUMN satu-satunya yang bergerak di bisnis ritel fesyen. Dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1440 H kali ini Sarinah mengadakan fashion show hasil karya Desainer muslim yang mengunakan wastra asli Indonesia seperti batik dan tenun.

“Karya-karya mereka walaupun menggunakan wastra asli Indonesia tetapi tetap fashionable dan chic saat dipakai di hari raya“,ujarnya.Menurutnya, pemerintah memberikan mandat bagi Sarinah untuk menjadi kiblat fashion Indonesia maupun Asia Tenggara. ” Kita ingin Indonesia jadi kiblat fashion muslim. Ini pangsa yang kuenya amat banyak dan harus jeli lihat potensi itu,” tuturnya. Acara “Sarinah Ramadan Festive 2019” ini diadakan di lantai Upper Ground Sarinah dari pukul 16.00 s/d 17.30 wib, sambil menunggu waktu berbuka puasa pengunjung dapat menikmati koleksi baju lebaran hasil karya terbaik para desainer Indonesia, musik religi dan tidak ketinggalan suguhan siraman rohani.(J10)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


yozgat escort kars escort tokat escort osmaniye escort bayburt escort afyon escort kahramanmaraş escort çorum escort fethiye escort kastamonu escort balıkesir escort erzurum escort sivas escort düzce escort ordu escort manavgat escort burdur escort adıyaman escort aydın escort giresun escort mardin escort kutahya escort şanlıurfa escort yalova escort van escort kırklareli escort bilecik escort karaman escort muğla escort zonguldak escort