Sembilan Nama Ikuti Seleksi Dirut PDAM

SEMARANG – Dalam beberapa tahun terakhir, posisi Dirut PDAM Tirta Moedal masih diisi pejabat sementara. Setelah tidak dijabat Etty Laksmiwati, posisi itu diisi M Farchan. Namun setelah pensiun, posisi kemudian diisi Iswar Aminuddin yang merangkap Kepala DPU Kota Semarang.
Saat ini, dalam proses seleksi perekrutan direksi PDAM Tirta Moedal, panitia mengantongi sembilan nama. Kesembilan nama tersebut telah diajukan kepada DPRD Kota Semarang untuk memperoleh rekomendasi. Selanjutnya, para akan mengikuti tahapan seleksi yang ditentukan.
”Meski masih dijabat oleh pejabat sementara, namun PDAM harus tetap memberi pelayanan terbaik. Menjaga suplai dan distribusi air bersih tetap lancar dan mencukupi,” ujar Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, saat halalbihalal bersama jajaran direksi dan karyawan PDAM, beberapa waktu lalu.
Ada pekerjaan besar yang nantinya harus dikawal oleh dirut terpilih. Pertama, tentang pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Semarang Barat. Penyelesaian pembiayaan telah selesai pada Mei lalu, kini tinggal menunggu tahap pembangunan.
Suplai
Melalui sistem Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), Biaya pembangunan SPAM Semarang Barat diperkirakan mencapai Rp 700 miliar. Terselesaikannya proyek SPAM yang diprediksi butuh waktu setahun enam bulan tersebut diharapkan semakin meningkatkan suplai dan cakupan pelayanan hingga 60 ribu pelanggan di wilayah kecamatan Semarang Barat, Ngaliyan dan Tugu.
Kedua, mengenai krisis air baku yang masih sering dialami Intalasi Pengolahan Air (IPA Kudu). Krisis air baku yang mengandalkan sumber dari Waduk Klambu menyebabkan 72 ribu pelanggan di Semarang bagian timur terkena dampaknya. Sistem penggiliran terpaksa dilakukan.
Masih dinormalisasinya saluran air Klambu-Kudu sepanjang 42 kilometer dan musim kemarau menjadi permasalahannya. Padahal, normalisasi saluran tersebut baru akan rampung pada akhir 2020. Berbagai pihak terkait, yakni Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (Pusdataru) Jateng, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juana, dan Perum Jasa Tirta (PJT) sebagai pihak penyedia air bersih terus membahas masalah ini.
”Saya selalu ikut mengontrol dan mengecek aduan serta komplain yang ada melalui medsos pribadi. Jadi aduan apapun harus dilayani, dengan tanggap dan sigap mencari masalah serta solusi dari aduan pelanggan,” tambah wali kota yang akrab disapa Hendi ini. (K18-42)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


yozgat escort kars escort tokat escort osmaniye escort bayburt escort afyon escort kahramanmaraş escort çorum escort fethiye escort kastamonu escort balıkesir escort erzurum escort sivas escort düzce escort ordu escort manavgat escort burdur escort adıyaman escort aydın escort giresun escort mardin escort kutahya escort şanlıurfa escort yalova escort van escort kırklareli escort bilecik escort karaman escort muğla escort zonguldak escort