Sambut Hari Kemenangan, Ini Pesan H. Arifin

Jakarta,Suara Merdeka.News.- Hari Raya Idul Fitri dikenal sebagai Hari Kemenangan. Hari besar umat Islam sedunia itu menjadi momentum bagi bangsa Indonesia, seperti warga masyarakat NTB, termasuk Kabupaten Bima dan sekitarnya untuk saling maaf-memaafkan, saling menyapa satu sama lain dan menyambung tali silaturrahmi.

Namun pandemi global virus corona (covid-19) yang belum berakhir, membuat perayaan idul fitri tahun 2020 agak berbeda suasananya dibanding tahun-tahun sebelumnya. Dampak covid-19 terhadap sektor ekonomi, sosial dan politik sangat menyedihkan.

Di tengah kesedihan itu, Indonesia tidak kekurangan orang baik dan dermawan. Sebagai suku perantau, warga Bima menyebar dimana-mana, antara lain di DKI Jakarta dan sekitarnya. Akibat virus corona, tak sedikit warga Bima perantauan kena imbas, terutama karena di-PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) di tempat mereka bekerja.

Sengkarut persoalan bantuan sosial (bansos) di Bima pun menuai polemik, sebagaimana terpantau dalam percakapan netizen di media sosial (medsos). Dari isu pembajakan bansos, kesalahpahaman hingga desas-desus telur busuk.

Apakah ini soal keputusan elite politik di pemerintahan atau masalah klasik terkait koordinasi antar instansi, masih memancing tanya. Persoalan yang kompleks itu mengundang perhatian salah satu tokoh masyarakat Bima di Jakarta, Drs. H. Arifin, MM.

Menurut H. Arifin, dalam momentum perayaan hari idul fitri 1441 Hijriyah, saatnya bersatu padu, rajut persaudaraan, perkuat kebersamaan untuk melawan dampak corona ini.

“Spirit Idul Fitri sejatinya adalah Hari Kemenangan. Kemenangan yang hakiki itu tercermin dalam perubahan perilaku, sikap dan tindakan yang dijiwai dengan nilai-nilai spiritual ramadhan selama sebulan penuh. Melawan godaan hawa nafsu, meningkatkan rasa kepedulian terhadap warga kurang mampu,” kata mantan Sekretaris Kotamadya Jakarta Timur itu.

Birokrat teladan di Ibukota Jakarta ini menjelaskan, kemajuan pembangunan di suatu daerah tergantung gaya kepemimpinan dalam mengelola sumberdaya yang ada, terutama dalam situasi darurat seperti sekarang, harus cepat dan tepat dalam mengambil keputusan. Esensinya adalah pelayanan”, ujar H. Arifin yang namanya diunggulkan sebagai calon Bupati Bima nanti.

Sebagai sesepuh Bima di ibukota Jakarta, H. Arifin aktif dalam menyalurkan bantuan sembako, masker dan logistik yang diperlukan bagi warga terdampak covid-19 di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Diantaranya bekerja sama dengan Badan Musyawarah Masyarakat Bima (BMMB), H. Arifin turun lapangan bersama relawan BMMB menyasar warga Bima yang terhimpit kesulitan ekonomi akibat covid-19.

“Kami prihatin dengan situasi ini, ramadhan hingga lebaran di tengah pandemi. Tapi kita harus optimis, semoga corona segera berakhir, kemudian kita bangun Bima secara gotong-royong. Mari kita perkuat kebersamaan masa kini dan masa mendatang”, tambah sosok sederhana ini.

Ketika ditanya terkait santernya pemberitaan media bahwa H. Arifin akan berlaga dalam pilkada Bima nanti, birokrat ulung ini menjawab santai, penuh tawadhu’.

“Saya sebenarnya mau menikmati masa tua dengan cucu-cucu di Jakarta, tapi atas desakan berbagai pihak, bahwa pengalaman birokrasi di Jakarta alangkah bagusnya diterapkan di Bima, fokus pada perbaikan di sektor pendidikan, kesehatan dan percepatan pembangunan infrastruktur. Mengutamakan kebutuhan petani, nelayan dan rakyat terpinggirkan. Dengan memohon ridho Allah SWT, dan dukungan masyarakat Bima, InsyaAllah saya akan maju”, ungkapnya. 

“Terima kasih kepada semua elemen dan kelompok masyarakat di Bima atas dorongannya. Khususnya para ulama Bima berkat nasihat spiritualnya. Penghargaan yang setinggi-tingginya juga kepada sejumlah tokoh senior Bima di Jakarta, termasuk generasi muda. Tak lupa pula saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada pimpinan partai politik atas komunikasi yang terbangun selama ini. Begitu pula dengan para akademisi dan intelektual yang menemani diskusi soal kedaerahan Bima selama ini. Mari kita jadikan politik sebagai wahana pengabdian”, tambah H. Arifin.(bn/69)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *