Saat Pandemi, Afsar Hasilkan Pesawat Aeromodelling

Siswa SMP Muhammadiyah Plus Salatiga

SALATIGA – Lebih dari dua bulan belajar di rumah akibat pandemi Covid-19, tidak menyurutkan semangat Muhammad Afsar Tambawang, siswa SMP Muhammadiyah Plus Kota Salatiga untuk berkarya. Siswa kelas IX yang kerap meraih juara lomba robotika tingkat nasional tersebut, mampu berkreasi membuat pesawat aeromodelling, yang dapat terbang dan dikendalikan jarak jauh (remote control).
Pesawat karya Afsar yang berukuran panjang 70 cm itu mampu terbang tujuh menit, dengan ketinggian lebih dari 100 meter. ”Saya harus bisa buktikan meski belajar di rumah, tetapi tetap bisa berkarya,” kata Afsar, kemarin.
Dengan bantuan pengarahan secara online (belajar daring) dari Endra Gunawan, guru pembimbing SD Muhammadiyah Plus, pembuatan diselesaikan dua bulan lebih. Menurut Afsar, awalnya ide pembuatan pesawat aeromodelling itu, karena ingin berkarya meski belajar di rumah. ”Kemudian saya usulkan ke sekolah dan ditanggapi positif guru pembimbing, serta mendapat dukungan dari sekolah,” ujar siswa yang pekan ini akan menerima ijazah kelulusan.
Pesawat mini itu terbuat dari bahan polifoam. Dibantu guru pembimbing, Afsar mencoba eksplore internet mengenai bahan, mesin penggerak, sistem pengedali jarak jauh, teknik aerodinamika, dan ilmu pembuatan pesawat lainnya. Lewat internet juga memudahkan Afsar mendapatkan bahan baku pesawat. Dijelaskannya, pembuatan pesawat itu tidak sekadar merangkai, tetapi harus menggambar, mencari bahan yang cocok, serta melewati uji coba beberapa kali.
Setelah beberapa kali gagal dan mengalami kerusakan, akibat pesawat terjatuh, akhirnya karyanya bisa terbang dan mendarat sempurna. Meski diakuinya perlu penyempurnaan-penyempurnaan lainnya. Pengalaman itu bisa dijadikan semangat siswa lainnya, bila mempelajari pembuatan pesawat sangat mudah lewat internet. Biaya pembuatan juga relatif murah, sehingga anak-anak yang memiliki hobi pesawat bisa menirunya.
Jadi Contoh
Karya Afsar itu kemudian dipamerkan ke Wali Kota Salatiga Yuliyanto SE MM, kemarin. Afsar didampingi Kepala SMP Muhammadiyah Plus, Sutomo MAg. Yuliyanto memberikan apresiasi dan menyampaikan rasa bangga, bila di masa pandemi ada kabar yang menggembirakan. ”Saya sebagai Wali Kota Salatiga merasa bangga, ada siswa dan sekolah yang visioner dengan membuat pesawat terbang mainan. Semoga Afsar dapat lebih semangat lagi dalam menciptakan karya-karya berikutnya. Kepada pihak sekolah terus berinovasi untuk menjadi sekolah yang maju di Kota Salatiga, Jawa Tengah, maupun Nasional. Prestasi ini harus bisa menjadi contoh dan dapat dilakukan siswa lainnya,” kata Wali Kota.
Kepala SMP Muhammadiyah Plus Salatiga, Sutomo mengungkapkan, sangat mendukung seluruh kegiatan positif siswa dalam berkarya, berinovasi, dan berfastabiqul khairat. Karena SMP Muhammadiyah Plus Salatiga berkomitmen mencetak generasi tangguh berkemajuan, pemimpin masa depan, serta seimbang Imtaq dan Iptek. ”Itu sesuai dengan slogan sekolah, yakni senatiasa melekat Generasi Unggul, Cerdas, Qur’ani,” imbuh Sutomo. (H2-68)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *