RSUD Margono Soekarjo Luncurkan E-VA

-Permudah Klaim BPJS Kesehatan

PURWOKERTO – RSUD Margono Soekarjo Purwokerto meluncurkan aplikasi berbasis website E-VA (Elektronic Validation). Aplikasi itu untuk memudahkan klaim biaya rumah sakit ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Margono Soekarjo, Yunita Diah Suminar mengatakan, inovasi yang diklaim baru kali pertama di Indonesia itu diharapkan mampu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, baik dari sisi rumah sakit maupun BPJS Kesehatan.

“Inovasi itu diharapkan mampu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam memastikan aliran dana klaim BPJS yang diterima oleh rumahn sakit dapat dipertanggungjawabkan, tidak ada fraud,” kata dia dalam konferensi pers di RSUD Margono Soekarjo, Selasa (26/6).

Dikatakan, inovasi itu diharapkan juga dapat meningkatkan efisiensi kebutuhan kertas yang biasanya digunakan sebagai bukti pendukung layanan dari sisi rumah sakit dan tempat penyimpanan dari sisi BPJS Kesehatan.

“Efektivitas akan tercapai dengan target closing tanggal 2 setiap bulannya, sebelumnya setiap tanggal 5, karena teknologi informasi mendorong kecepatan dan ketepatan pengiriman informasi dari kedua belah pihak, baik dari rumah sakit maupun BPJS Kesehatan,” ujar dia.

Dijelaskan, sistem itu berbasis website dengan mengintegrasikan dan menampilkan seluruh layanan berbasis elektronik mulai dari pendaftaran, layanan rawat jalan, layanan penunjang, layanan rawat inap, laporan operasi, layanan ivasive, dan layanan obat atau layanan penunjang lain.

“Verifikator BPJS Kesehatan dapat mengakses informasi dengan primary key nomor SEP peserta yang akan diverifikasi. Kemudian dapat melakukan komunikasi secara elektronik melalui menu question dan answer yang memungkinkan verifikator BPJS Kesehatan informasi untuk memperjelas dukungan diagnosa pasien,” kata dia.

Apresiasi

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Purwokerto, Hernina Agustin Arifin, mengapresiasi inovasi yang dilakukan rumah sakit milik Pemprov Jateng itu. Hal itu seiring dengan rencana BPJS Kesehatan yang akan melakukan digitalisasi proses klaim.

“Saya sangat surprisedengan adanya sistem ini, dari beberapa daeah yang saya kunjungi belum ada rumah sakit yang menerapkan sistem ini. Kami sangat mendukung sistem ini, Rumah Sakit Margono Soekarjo mendukung proses digitalisasi klaim,” ujar dia.

Sementara itu, di tempat yang sama juga sekaligus diluncurkan pelayanan radioterapi 24 jam. Awalnya layanan tersebut hanya buka pukul 07.00-14.00, namun kini dibagi menjadi tiga shift, yakni pagi pukul 07.00-14.00, kemudian sore pukul 14.00-21.00 dan malam pukul 21.00-07.00.

“Pelayanan 24 jam ini menjadi salah satu terobosan untuk merespon kebutuhan masyarakat. Pasien mendaftar online pukul 07.00-13.00, kemudian ke poliklinik untuk dilakukan order dan pemasangan gelang di TPPRI, selanjutnya dilakukan tindakan,” jelas Wakil Direktur Pelayanan RSUD Margono Soekarjo, dokter Moh Targib SpBS.

Saat ini, kata dia, rata-rata pasien radiasi eksternal mencapai 1.400 per bulan dengan rata-rata per hari 80-100 pasien. Dari jumlah tersebut, maka pihaknya berupaya memperpendek waktu tunggu pelayanan yang sebelumnya mencapai dua bulan. (fz-45)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


yozgat escort kars escort tokat escort osmaniye escort bayburt escort afyon escort kahramanmaraş escort çorum escort fethiye escort kastamonu escort balıkesir escort erzurum escort sivas escort düzce escort ordu escort manavgat escort burdur escort adıyaman escort aydın escort giresun escort mardin escort kutahya escort şanlıurfa escort yalova escort van escort kırklareli escort bilecik escort karaman escort muğla escort zonguldak escort