Reformasi Ekonomi setelah Covid-19

Oleh Retno Setyowati

INDONESIA diproyeksikan masuk ke kelompok dengan pemulihan ekonomi tercepat setelah Tiongkok. Semoga proyeksi ini benar. Bahkan, menurut Presiden Joko Widodo, sejumlah lembaga keuangan juga meramalkan bahwa ekonomi global pada 2021 akan mulai tumbuh positif, setelah pada tahun ini dihantam krisis akibat pandemi Covid-19.

Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia, Satu Kahkonen, berharap krisis pada masa pandemi memberikan tantangan dan peluang. Dia melihat untuk meraih peluang membangun kembali perekonomian Indonesia terdapat tiga reformasi kunci.

Pertama, prioritas pertama adalah kita menggalakkan undangundang atau omnibus law sehingga bisa meniadakan hambatan dan bisa mengundang investasi untuk masuk ke Indonesia. Dengan memberikan atau meniadakan hambatan investasi yang sehat, maka undang-undang omnibus akan menjadi struktur dasar untuk peningkatan investasi dan merupakan sinyal bagi ekonomi dunia. Namun sebelum hukum bisa diterapkan, penting sekali untuk mengatur dengan sangat baik dan perlu diaudit dengan baik, agar hukum bisa berfungsi efektif.

Kedua, reformasi badan usaha milik negara (BUMN) untuk menggalakkan investasi. Hal ini mengingat Indonesia saat ini masih mengalami kesenjangan besar pada ranah infrastruktur. Hal tersebut tidak dapat serta merta hanya berdasarkan dana publik atau APBN. Indonesia harus mampu memobilisasi keuangan dari sektor swasta. Karena itu, BUMN memiliki peran sentral dalam memberikan kontribusi peningkatan infrastruktur, tetiapi saat bersamaan masuk pendanaan dari sektor swasta.

Ketiga, limit fiskal pemerintah juga buat BUMN beralih ke pembiayaan basis utang sehingga pembiayaan masih menghadapi tantangan. Keempat, perlu akselerasi kebijakan pajak.

Disadari bahwa pandemi Covid- 19 telah berimbas pada melemahnya ekonomi nasional. Pemulihan ekonomi menjadi tugas berat pemerintah dan harus disiasati dengan menarik investasi dan pembukaan lapangan kerja. Karena itu, dibutuhkan perubahan regulasi untuk memacu investasi dan penciptaan lapangan kerja.

Meskipun RUU cipta kerja belum sempurna, tetapi ini langkah awal yang tepat untuk memperbaiki iklim usaha dan ekonomi, mengingat kondisi ekonomi saat ini cukup mengkhawatirkan. Di sisi lain, jumlah lapangan kerja di Indonesia sudah berkurang.

Tanpa adanya investasi, maka mustahil tercipta lapangan kerja. Krisis Covid-19 ini harus menjadi momentum terobosan dalam reformasi ekonomi. Bagaimanapun keberadaan RUU cipta kerja menjadi peluang menghilangkan tumpang- tindih regulasi. Dengan berbagai kemudahan yang diatur dalam RUU cipta kerja, investasi diyakini akan masuk dan lapangan kerja tercipta.

Meskipun demikian, saat ini kita sedang menghadapi tantangan dalam penanganan pandemi Covid- 19, karena belum ada yang bisa memastikan kapan pandemi dapat teratasi. Penemuan vaksin diperkirakan paling awal tahun depan, itu pun baru menjangkau sebagian kecil masyarakat. Kondisi tersebut sejalan dengan output global yang diproyeksikan turun 4,9 persen pada tahun ini. Pemulihan pun diperkirakan baru akan terjadi pada 2021.

Sudah sekitar lima bulan sebagian masyarakat Indonesia berada dalam situasi yang tidak biasa, sebagai imbas pandemi Covid-19. Bayangkan, sebagian masyarakat bekerja dari rumah (work from home), tidak sedikit juga pekerja yang dirumahkan (atau terkena PHK), dan cukup banyak pekerja informal yang merosot bahkan sama sekali tanpa penghasilan.

Deversifikasi Usaha

Beban perekonomian yang ditimbulkan oleh pandemi ini terasa sangat berat. Pemerintah memang telah menyalurkan bantuan sosial, tetapi menuai banyak kritikan. Basis data penduduk dianggap sudah lampau, persyaratan yang berbelit, penyaluran barang yang tidak merata, sampai solusi yang tidak tepat sasaran. Karena itu, muncul banyak gerakan dari masyarakat untuk membantu sesamanya.

Dampaknya terhadap mata pencaharian juga sangat parah, karena sebagian besar masyarakat Indonesia mengalami kerugian pendapatan. Tanpa perluasan bantuan sosial yang signifikan, sebanyak 5,5 juta orang Indonesia dapat jatuh ke dalam kemiskinan karena guncangan Covid-19.

Pandemi Covid-19 atau virus korona berdampak pada pola perilaku dan perekonomian di Indonesia. Metode social distancing atau jaga jarak yang diterapkan melalui metode bekerja di rumah, hanya efektif untuk pekerja formal yang tidak memerlukan interaksi langsung. Sementara menurut data Badan Pusat Statistik tahun 2019, sebanyak 57 persen usia produktif atau sekitar 74 juta jiwa merupakan pekerja informal yang akan kehilangan pendapatan bila tidak bekerja setiap hari.

Kelompok miskin dan rentan bisa terdampak dua hal. Pertama, kemungkinan tidak mampu melakukan preventif dan social distancing, sehingga lebih rentan terkena Covid-19. Kedua, mereka terkena dampak ekonomi saat tidak bisa bekerja karena sakit.

Salah satu solusi penting dari aspek ekonomi saat ini justru diversifikasi usaha yang dapat memunculkan peluang baru. Terdapat beberapa sektor bisnis yang justru mengalami peningkatan cukup signifikan. Seperti di sektor alat-alat kesehatan, telekomunikasi, makanan, e-commerce, serta agrikultur.

Industri-industri streaming seperti YouTube, Netflix, iFlix, saat ini ratingnya justru semakin meningkat. Betapa tidak, orang di rumah saja, dan yang mereka butuhkan sekarang justru entertainment. Karena itu, diperlukan adanya diversifikasi pada beberapa sektor bisnis. Misalnya, industri fesyen bisa mulai mengalihkan usahanya untuk memproduksi masker kain dari bahan baku fesyen. Mengingat saat ini kebutuhan masyarakat terhadap masker kain sedang tinggi.

UMKM yang terpantau tetap dapat bertahan selama ini adalah mereka yang telah mengadopsi dan memanfaatkan teknologi informasi (TI) dalam bisnisnya. Perpaduan antara bisnis di bidang pertanian dan agrikultur dipadukan dengan pemanfaatan teknologi digadanggadang dapat menjadi peluang usaha yang baik pada era saat ini. (37)

— Dr Retno Setyowati SE MMalumnus program Doktor Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


yozgat escort kars escort tokat escort osmaniye escort bayburt escort afyon escort kahramanmaraş escort çorum escort fethiye escort kastamonu escort balıkesir escort erzurum escort sivas escort düzce escort ordu escort manavgat escort burdur escort adıyaman escort aydın escort giresun escort mardin escort kutahya escort şanlıurfa escort yalova escort van escort kırklareli escort bilecik escort karaman escort muğla escort zonguldak escort