- Ekonomi

Realisasi Penukaran Uang Baru Hanya 77%

SOLO – Hanya 77% atau Rp 4,1 triliun realisasi penukaran uang baru periode Ramadan dan Lebaran tahun ini di Soloraya, dari Rp 5,4 triliun yang disediakan Bank Indonesia (BI) Solo. Rinciannya, 86 persen untuk kebutuhan uang pecahan besar (UPB) dan 14 persen untuk uang pecahan kecil (UPK). Demikian evaluasi BI Solodi kantor bank sentral setempat, Selasa (11/6).
Ketua Tim Sistem Pembayaran Pengelolaan Uang Rupiah dan Layanan Administrasi (SPPURLA) BI Solo Bakti Artanta beralasan, rendahnya penyaluran uang rupiah lantaran peredaran uang pecahan besar (UPB) masih cukup berlimpah di pasaran. Menurut dia, dari total realisasi penyaluran uang itu, untuk uang pecahan kecil hampir mendekati 100 persen dari yang dialokasikan. Sedang untuk uang pecahan besar atau Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu hanya 77 persen.
Pecahan Besar
“Awalnya kita ragu. Bahkan perbankan juga kita pastikan, terkait ketersediaan uang pecahan besar hingga menjelang Lebaran. Tapi mereka optimis masih cukup,” kata Bakti.
Ketercukupan uang pecahan besar di pasaran, kata dia, karena bank umum menjalankan mekanisme sesuai yang diharapkan. Yaitu melakukan transaksi uang kartal antar bank. Menurut dia, itu sangat bagus karena dapat mengurangi ketergantungan terhadap BI. Apalagi pada periode Ramadan dan Lebaran kali ini, perbankan hanya libur dua hari.
Menjelang Lebaran, mereka masih menerima setoran dari nasabah, khususnya dari SPBU. “Jadi untuk uang pecahan besar masih bisa tercukupi dari situ,” jelasnya.(G8-53)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *