Purnomo Yusgiantoro Menguak Masa Transisi ESDM Lewat Buku

JAKARTA- Meski sudah tak aktif di pemerintahan, mantan Menteri ESDM Prof. Purnomo Yusgiantoro akan berupaya memberikan sumbangsih kepada negeri ini. Salah satunya adalah dengan menerbitkan buku seputar energi dan sumber daya mineral (ESDM).

Saat ini, buku tersebut sudah dirampungkan, namun masih perlu direview agar konten dan penulisannya pas. “Buku sudah selesai, tapi akan saya pastikan dulu karena banyak yang tidak terungkap. Jangan sampai kalau sudah terbit akan senggol kanan, senggol kiri,” kata Purnomo di Kantor Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) Jakarta, Sabtu (22/6).

Untuk sementara, buku yang akan segera rilis tersebut diberi judul “Jas Merah: Menguak Masa Transisi ESDM (2000-2009)”. Namun, judul bisa saja diubah bergantung review dan masukan dari berbagai pihak.
Buku ini nantinya akan diterbitkan oleh PYC. Jas Merah (JAngan Sekali-kali MEninggalkann sejaRAH) tersebut bercerita tentang pengalaman Purnomo Yusgiantoro selama menjabat sebagai Menteri ESDM Indonesia pada tahun 2000-2009. 

Pria kelahiran Semarang, 16 Juni 1951 ini memang menjabat Menteri ESDM cukup lama, selama sembilan tahun di era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono.

Di dalam buku tersebut juga berisikan pengamatan selepas masa jabatannya dan pandangan terkait masa depan energi Indonesia. Buku ini mengandung pesan agar tidak meninggalkan sejarah, khususnya sejarah perjalanan sektor energi dan sumber daya mineral. Setiap masa, pelaku sejarah mempunyai tantangannya masing-masing yang berbeda dari waktu ke waktu, namun sejarah itu menjadi landasan bagi hadirnya masa kini.

“Buku ini semacam sejarah yang tak terlihat, saat ini masih direview sepuluh orang. Isinya banyak sekali, ada soal Blok Natuna, Blok Rokan dan Mahakam. Lalu kita menang atas gugatan Newmont di pengadilan arbitrase yang sebagian besar tak terekspos, juga ada di buku ini. Semua saya kupas sampai detail,” ujarnya.

Purnomo Yusgiantoro Center (PYC)

Pada kesempatan tersebut, Purnomo didampingi keluarganya, yaitu Lis Purnomo (istri) dan ketiga putranya Luky A Yusgiantoro PhD, Inka B Yusgiantoro PhD dan Filda C Yusgiantoro PhD. Ketiga putranya juga turut mengelola Purnomo Yusgiantoro Center (PYC).Filda menjabat Ketua Umum PYC, Luky sebagai Pembina PYC dan Inka menjadi Pengawas PYC. Adapun Lis Purnomo masih menjabat Ketua Dewan Pembina Persatuan Insan Kolintang Nasional Indonesia (PINKAN).

Ketua Umum PYC Filda mengutarakan, PYC telah berkontribusi dan turut serta dalam mengawal perkembangan sektor energi dan sumber daya alam. Tercatat, PYC bekerja sama dengan Universitas Pertahanan (Unhan) melakukan studi strategis wilayah terdepan NKRI di Natuna.

PYC juga mendukung penyelenggaraan Festival Mahasiswa ITB (IPFest) untuk meningkatkan prestasi mahasiswa Indonesia. Tahun 2017, PYC menyelenggarakan konperensi energi internasional (International Energy Conference, IEC) yang pertama, dan yang kedua tahun ini akan diselenggarakan bulan November 2019.

PYC juga aktif diundang untuk memberikan pandangan dalam lingkupnya di berbagai perguruan tinggi, dan lembaga pengkajian Lemhannas dan Wantannas. Kerjasama dengan berbagai lembaga internasional  antara lain IPS untuk pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT), ERIA untuk perencanaan sektor energi di Bappenas, dan Climateworks untuk masalah lingkungan hidup. “Ke depan, diharapkan PYC dapat terus berkembang dan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak sesuai dengan lingkupnya,” kata Filda.

Dalam kegiatan sosial budaya, PYC mendukung penuh upaya PINKAN Indonesia menjadikan alat musik ansambel kolintang dari Minahasa, Sulawesi Utara sebagai warisan budaya tak benda UNESCO. Untuk itu, PYC bersama dengan PINKAN Indonesia aktif menampilkan kolintang antara lain di Sydney Opera House Australia; di New Jersey, PBB dan Smithsonian Amerika; di Imperial Hotel Tokyo dalam rangka 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia – Jepang; dan Pagelaran kesenian Nusantara bersama dengan Jaya Suprana School of Performing Arts di KBRI Bangkok.  

“Di samping itu, setiap tahun dalam rangka menyongsong peringatan hari kemerdekaan Indonesia, PYC menyelenggarakan lomba catur yunior, dan aneka ragam kegiatan sosial seperti kunjungan ke panti jompo Bekasi, vaksinasi difteri dan pemeriksaan mammografi,” ungkap perempuan cantik ini.   

Inka Yusgiantoro menambahkan, PYC sebagai organisasi penelitian di sektor energi dan sumber daya alam memahami bahwa ketersediaan dan kelengkapan data memiliki peranan penting dalam memahami kondisi dan perkembangan sektor energi & sumber daya alam. Namun data yang disajikan kepada publik kurang interaktif sehingga minat masyarakat untuk menggali informasi rendah.

“Oleh karena itu, PYC berinovasi membuat data center yang memiliki tampilan interaktif dan berharap masyarakat luas dapat mengetahui kondisi saat ini dengan mudah, dan ikut mengawal perkembangan sektor yang menjadi nyawa dari bangsa ini. 

“Konten dalam PYC Data Center ini terbagi ke dalam tiga kategori, yakni Ekonomi (economy), Statistik (statistics), dan Kebijakan (policy). Konten ini berasal dari berbagai sumber yang kemudian diolah kembali oleh Tim Peneliti PYC. Ke depannya, data akan senantiasa diperbarui dan dilengkapi secara berkala,” tutur Inka.

Luky Yusgiantoro  menyampaikan, buku terbaru terbitan PYC yaitu Ekonomi Energi: Teori dan Aplikasi (2018) ditulis bersama dengan Prof Purnomo. Buku ini merupakan penyempurnaan dari buku sebelumnya yaitu Ekonomi Energi: Teori dan Praktis (2009), dapat dijadikan referensi bagi para peneliti dan praktisi di sektor energi.

“Buku ini dipakai sebagai referensi utama di Program Pendidikan Ketahanan Energi di Universitas Pertahanan dan ITB. Buku ini menguraikan penggunaan ilmu ekonomi sebagai dasar untuk menganalisa masalah energi pada tataran mikro dan makro. PYC juga menerbitkan Buletin Energi dan Prosiding yang berisi ringkasan dari berbagai kegiatan seminar dan hasil penelitian PYC,” terang Luky. (ami/69) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


yozgat escort kars escort tokat escort osmaniye escort bayburt escort afyon escort kahramanmaraş escort çorum escort fethiye escort kastamonu escort balıkesir escort erzurum escort sivas escort düzce escort ordu escort manavgat escort burdur escort adıyaman escort aydın escort giresun escort mardin escort kutahya escort şanlıurfa escort yalova escort van escort kırklareli escort bilecik escort karaman escort muğla escort zonguldak escort