PSIS Siap Hentikan Tren Positif Persib

BANDUNG – Penggawa PSIS Semarang diberi misi khusus saat menghadapi tuan rumah Persib Bandung dalam lawatan ke Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, pada pertandingan pekan ke-27 Shopee Liga 1 2019, Rabu (6/11). Misi itu adalah menghentikan tren positif Maung Bandung. Tren itu ditunjukkan pada empat laga terakhir.
Klub berjuluk Maung Bandung ini tidak pernah kalah, usai mereka takluk 1-2 di markas Madura United pada 5 Oktober. Sejak saat itu, skuad asuhan Robert Rene Alberts mengalahkan Persebaya Surabaya di kandang (4-1), menahan imbang tuan rumah Bhayangkara FC (0-0), mengalahkan Persija Jakarta di kandang (2-0), dan menaklukkan Kalteng Putra di Palangkaraya (2-0). Bahkan Persib mencatatkan diri tidak kebobolan dalam tiga laga terakhir.
”Kami siap mencuri poin meskipun di empat laga Persib, mereka dalam tren bagus. Kami butuh poin dan berharap misi ini berhasil. Ini bukan pekerjaan mudah, hasil positif Persib jadi tantangan,” kata Pelatih Kepala PSIS, Bambang Nurdiansyah dalam pre-match press conference, Selasa (5/11).
Juru taktik yang akrab disapa Banur ini optimistis Wallace Costa dan kolega bisa melakukannya. Sebab di pekan ke-26, mereka bisa memutus tren positif PSS Sleman, dengan mengalahkan tim besutan Seto Nurdiantoro ini dengan skor 3-0 di Maguwoharjo International Stadium, dimana PSIS berstatus tuan rumah. Saat itu PSS berbekal tidak pernah kalah dalam lima partai terakhir.
”Harapan saya kemenangan terakhir melawan PSS kemarin menjadi motivasi. Mereka harus termotivasi juga agar keluar dari zona tidak nyaman ini. Syukur-syukur tiga poin, satu poin Alhamdulillah,” lanjut Banur.
Dia mengaku tidak punya banyak waktu mempersiapkan tim usai laga melawan PSS ke Bandung. Sebab jeda laga hanya terpaut tiga hari. Praktis PSIS hanya melakukan recovery

sebelum berangkat dan menjalani latihan di uji lapangan, Selasa (5/11)
”Setiap hari saya deg-degan setiap bangun tidur memikirkan laga selanjutnya. Namun pemain harus lebih fokus jangan ikut deg-degan.”
Lini Depan
Sementara itu Pelatih Kepala Persib, Robert Rene Alberts melihat PSIS punya kekuatan di lini depan. Dia memprediksi trio HBM, yakni Hari Nur-Bruno Silva-Marini Junior akan menyulitkan pertahananan timnya. Apalagi di lini tengah PSIS ada sosok Septian David Maulana dan Jonathan Cantillana yang kerap muncul membantu serangan. Juga dua bek sayap, Fredyan Wahyu dan Safrudin Tahar.
“Laga melawan PSIS ini akan berjalan menarik karena mereka tim tangguh yang punya penyerangan berbahaya. Mereka juga memiliki pemain asing bagus. Mereka berkombinasi dengan sangat baik. Bisa dilihat di laga terakhir, mereka sukses menaklukan tim dengan pertahanan bagus seperti PSS,” kata Robert terpisah.
Meski begitu, dia tetap optimistis skuadnya bisa mengatasi permainan PSIS. Sebab mantan pelatih PSM Makassar ini sudah mempersiapkan Supardi Nasir dan kolega secara matang. 
”Motivasi dan kepercayaan diri kami sedang bagus, seusai meraih kemenangan di kandang Kalteng Putra. Kami juga akan melakukan pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat yang akan dihadiri dukungan penuh Bobotoh. Ini menjadi kekuatan kami,” tandasnya. (mam,H85-29)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *