PSIS Bawa 18 Pemain ke Surabaya

MAGELANG -Menjalani laga pekan ketiga Shopee Liga 1 2019, sebanyak 18 pemain PSIS Semarang diberangkatkan ke Surabaya pada Selasa (28/5) kemarin.
Penggawa Laskar Mahesa Jenar tersebut akan menjalani laga bertajuk El Clasico melawan tuan rumah Persebaya pada Kamis (30/5) malam.
Pelatih Kepala PSIS Jafri Sastra menyebut, setelah laga pekan kedua melawan Persija akhir pekan lalu, Hari Nur dan kolega mendapatkan waktu satu hari untuk pemulihan kondisi. Waktu yang mepet, membuat tim pelatih tidak bisa menggelar latihan di Magelang dan langsung bertolak ke Kota Pahlawan.
”Waktu yang sempit antara pekan kedua dan ketiga ini kami manfaatkan untuk recovery pemain. Sebelum berangkat ke Surabaya, mereka menjalani terapi ice bath agar para pemain lebih bugar,” katanya, Selasa (28/5).
PSIS akan bertolak menuju ke Surabaya pada Selasa malam WIB dengan menggunakan jalur darat. Pemain yang tidak turut ke Surabaya, akan tetap menjalankan latihan di Magelang.
”Ada 18 pemain yang kita bawa ke Surabaya. Untuk pemain yang tidak ikut ke Surabaya, mulai Rabu (29/5) sore akan tetap berlatih di kandang,” tandas Jafri.
Gelandang Anyar
Dari 18 nama yang dibawa ada satu nama baru di jajaran nama penggawa PSIS. Dia adalah gelandang lokal anyar milik PSIS, Septinus Alua.
Pemain yang akrab disapa Hanuma ini direkrut usai laga melawan Persija. Dia juga bekas pemain Persija yang diputus kontraknya pada musim ini.
Alua dikontrak selama satu musim di PSIS. Dia diharapkan menambah kedalaman pemain di lini tengah yang sudah dihuni Arthur Bonai, Tegar Infantrie, Heru Setyawan, Matsunaga Shohei, dan Patrick Silva Mota.
”Saya menguncapkan terima kasih kepada Tuhan yang sudah memberikan berkatnya sehingga saya bisa bergabung di PSIS. Juga kepada manajemen yang sudah memberikan kepercayaan kepada saya untuk bisa bergabung,” ucap Alua.
Dikatakan oleh pemain kelahiran Wamena tersebut, ia tidak memasang target muluk-muluk untuk dirinya pribadi. Ia lebih mementingkan performa tim secara keseluruhan.
”Saya ingin memberikan yang terbaik untuk PSIS sehingga bisa mendapatkan yang terbaik,” ujar pria berusia 29 tahun itu.
Sementara itu di laga melawan Persebaya, PSIS sudah bisa memainkan Matsunaga. Pemain ini baru saja menjalani hukuman larangan bermain yang dijatuhkan di dua laga awal Shopee Liga 1 2019.
Sebelumnya, pihak klub kebingungan tidak bisa memainkan gelandang asal Jepang tersebut saat melawan Persija. Ternyata, CEO PSIS Alamsyah Satyanegara Sukawijaya mendapat jawaban dari PT Liga Indonesia Baru. Yakni hukuman larangan dua kali tampil yang didapat Matsunaga karena mendapat kartu merah di pekan ke-33 Liga 1 2018 baru berlaku pada musim ini.
Adapun, 16 pemain lain masih sama seperti melawan Persija. (mam,H85-47)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


yozgat escort kars escort tokat escort osmaniye escort bayburt escort afyon escort kahramanmaraş escort çorum escort fethiye escort kastamonu escort balıkesir escort erzurum escort sivas escort düzce escort ordu escort manavgat escort burdur escort adıyaman escort aydın escort giresun escort mardin escort kutahya escort şanlıurfa escort yalova escort van escort kırklareli escort bilecik escort karaman escort muğla escort zonguldak escort