Proyek Jatimalang Dikawal Kejaksaan

PURWOREJO, Suaramerdeka.news – Setelah pembangunan tahap satu yang sempat bermasalah, pembangunan kawasan Pantai Jatimalang atau Pantai Dewa Ruci di Kecamatan Purwodadi mendapat pengawalan dari Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri (Kejari) Purworejo.

Kasi Intel Kajaksaan Negeri (Kejari) Purworejo, Zainal Abidin saat diwawancarai wartawan di kantornya, menyatakan, pendampingan ini sesuai dengan permintaan dari dinas terkait yaitu Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Purworejo.

“Kami sifatnya ada permintaan pemdampingan dari dinas terkait, yaitu membangkitkan komitmen mereka bekerja sesuai kontrak. Jika bekerja sesuai ketentuan kontrak ya kan jadi nyaman, penggarapan proyek bisa selesai dengan baik,” jelas Zainal Abidin.

Dikatakan, program TP4D telah ada di Purworejo sejak 2015 lalu, namun tidak semua proyek mendapat pendampingan dari TP4D.

“Ada ketentuannya dan ada permintaan dinas terkait. TP4D hanya melakukan monitoring membantu penyelesaian jika terjadi masalah agar nyaman dan tenang. Intinya meminimalisir timbulnya masalah dalam pengerjaan proyek,” ujarnya.

Kendati demikian, lanjut Zainal, pendampingan proyek tersebut tidak ada kaitannya dengan penggarapan tahun lalu. Diharapkan, pembangunan proyek Jatimalang yang dilakukan oleh kontraktor bisa sesuai dengan kontrak.

“Bila tidak memenuhi sesuai dengan kontrak, maka perusahaan tersebut secara otomatis akan di-blacklist atau tidak boleh mengikuti lelang di tahun depan. Kita percaya sama lembaga yang menggarap, karena kami sifatnya hanya pendampingan,” katanya.

Ditemui terpisah, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, Andang Nugerahatara S membenarkan keterlibatan kejaksaan negeri dalam pendampingan proyek di Dinas Pariwisata.

Namun Andang tidak mengungkapkan secara jelas apakah pendampingan yang dilakukan Kejaksaan ini terkait dengan proyek Pengembangan Jatimalang senilai Rp 2,6 Miliar pada 2018 yang akhirnya tidak selesai 100 persen dan berujung pada pemutusan kontrak.

“Tahun ini kami kembali membangun kawasan wisata Jatimalang. Membangun proyek baru bukan melanjutkan yang kemarin, tetapi secara masterplan sama melanjutkan proyek pengembangan wisata Jatimalang,” jelasnya.

Disampaikan, ada sejumlah proyek yang saat di mulai digarap, dengan anggaran total Rp 1,9 miliar. Proyek itu di antaranya pembangunan jogging track di sebelah sebelah barat Patung Dewa Ruci, taman dekat kuliner, MCK, tempat parkir tahap pertama yaitu di sebelah gardu pandang.

“Ditambah pembangunan jalan yang melanjutkan dari samping Masjid Tiban dengan panjang 140 meter terhubung ke tempat parkir tahap berikutnya yang akan dibangun pada 2020 nanti yang juga berada disekitar gardu pandang,” paparnya.

Pembangunan di kawasan Pantai Jatimalang itu dilaksanakan, dengan dasar Perbup No 113 Tahun 2017 tentang Masterplan Kawasan Pariwisata Jatimalang. Pengerjaan proyek dilaksanakan selama 120 hari kalender, sejak 18 Juli sampai 14 November 2019.(shp-33)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *