Program TPS 3R Diselesaikan 2020

KLATEN-Program penanganan sampah dengan pembuatan tempat pengelolaan sampah (TPS) sistem I>reduse, reuse dan recyle (3R) direncanakan selesai di 2020. 26 Kecamatan ditarget semua sudah memiliki TPS tersebut.

” Nanti di 2020 semoga semua sudah selesai dan memiliki TPS 3R,” jelas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab Klaten, Srihadi, Jumat (19/7). Menurutnya, tahun ini program itu tetap dilanjutkan dengan menambah lima TPS 3R. Lima TPS itu didanai dari APBD 2019 sebanyak tiga unit dan dua unit didanai dana alokasi khusus (DAK) dari APBN.

Tiga dari wilayah yang akan dibangun TPS 3R antara lain di Kecamatan Tulung, Gantiwarno, Wonosari dan dua kecamatan lain. Dengan penambahan lima unit ini maka jumlah wilayah yang sudah memiliki TPS ada sebanyak 19 kecamatan. Sebab tahun 2018 sudah dibangun 14 titik TPS dan saat ini sudah beroperasi. Sisa kecamatan yang belum menerima program itu akan diselesaikan di APBD 2020.

APBD 2020 saat ini baru tahap persiapan dan belum pembahasan dengan DPRD. Yang jelas untuk APBD perubahan 2019, Dinas tidak mengajukan tambahan TPS 3R. Penyebabnya dengan waktu yang tersisa empat bulan dikhawatirkan pembangunan tidak akan selesai. Apalagi nilai per TPS dari APBD sebesar Rp 600 juta. Nilai anggaran yang cukup besar di APBD perubahan.

Namun, lanjut Srihadi, untuk TPS yang didanai dari APBD murni dan DAK 2019 sebanyak lima titik itu optimis dibangun dalam waktu dekat. Proses lelang sudah diserahkan ke Badan Layanan dan Pengadaan (BLP) Pemkab Klaten dan tinggal menunggu pelaksanaan. Untuk sementara setiap TPS diharapkan bisa menangani sampah sebesar tiga meter kubik per hari. Dengan begitu jumlah sampah yang ada di masyarakat dan menjadi potensi polusi lingkungan bisa diatasi. Sebab di TPS 3R sampah dimanfaatkan dan diolah kembali setelah dipilah. Setiap TPS saat ini ada petugas sebanyak lima orang.

Petugas berasal dari warga sekitar TPS yang direkrut menjadi tenaga harian di kelompok swadaya masyarakat (KSM). Honor sementara akan didanai dengan APBD 2019 yang sudah dianggarkan. Program penanganan sampah tidak hanya dilakukan Dinasnya tetapi ada yang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) melalui tempat pengelolaan akhir (TPA) sampah di Desa Troketon, Kecamatan Pedan.

Warga Desa Kedungampel,Kecamatan Cawas, Tumirin mengatakan di desanya TPS sudah beroperasi sejak awal bulan Januari 2019. Sampah yang berasal dari warga. Sampah organik dimanfaatkan untuk membuat pupuk organik dan sampah lain dimanfaatkan untuk didaur ulang. Masyarakat di desanya antusias dengan keberadaan TPS 3R. (H34-65)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


yozgat escort kars escort tokat escort osmaniye escort bayburt escort afyon escort kahramanmaraş escort çorum escort fethiye escort kastamonu escort balıkesir escort erzurum escort sivas escort düzce escort ordu escort manavgat escort burdur escort adıyaman escort aydın escort giresun escort mardin escort kutahya escort şanlıurfa escort yalova escort van escort kırklareli escort bilecik escort karaman escort muğla escort zonguldak escort