Produk UKM Didorong Rambah Pasar Ekspor

KEBUMEN, Suaramerdeka.news – Sejumlah produk UKM di Kebumen layak untuk dipasarkan ke luar negeri. Sayangnya, hingga kini belum ada produsen dari Kebumen yang tercatat sebagai eksportir.

Bahkan, untuk gula semut yang produsennya dari Kebumen, eksportirnya malah tercatat dari Purworejo, Banyumas, serta daerah lainnya.

“Ini yang menjadi perhatian kita bersama, bagaimana meningkatkan pemahaman kepada produsen untuk bisa merambah pasar ekspor,” kata Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Kebumen Widianto saat pelatihan teknik negosiasi dan kontrak dagang ekspor di Hotel Motel Dafam Kebumen, Selasa (23/7).

Kegiatan yang berlangsung tiga hari hingga Kamis (25/7) itu menggandeng Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan.

Terkait jenitri yang pembelinya dari luar negeri, selama ini juga belum tercatat sebagai produk ekspor. Bahkan, tempat lelang yang disediakan Pemkab Kebumen di halaman Pasar Tumenggungan tidak berjalan. Pembeli atau buyer dari sejumlah negara seperti Tiongkok, Korea, Nepal, dan India memilih untuk datang langsung ke produsen yang sebagian besar di wilayah Sruweng.

Dikatakan, di Kebumen banyak produsen, perajin, dan UKM yang tersebar di seluruh kecamatan. Masing-masing pun memiliki produk unggulan dari mulai pengolahan hasil pertanian, agroindustri serta kerajinan. Bahkan, sejumlah produk yang ada telah masuk retail seperti anyaman pandan.

“Kami berharap terus berkembang dengan meningkatkan kapasitas kemampuan, teknis dan manajemen. Dengan begitu, kualitasnya bisa go international,” terangnya.

Dengan adanya pelatihan yang diikuti para pelaku UKM di Kebumen itu pun dapat meningkatkan akses ke luar negeri.

Staf Ahli Bupati Nugroho Tri Waluyo mengemukakan, pelaku UKM di Kebumen diketahui sudah memiliki produk yang dipasarkan di tingkat lokal maupun nasional. “Kini tinggal ditingkatkan ke pasar internasional,” imbuhnya.

Salah satu narasumber Abdillah Sani yang pengajar Pendidikan Pelatihan Ekspor Impor (PPEI) menekankan, perlunya pendampingan menyusul pelaksanaan pelatihan tersebut. (K5-33)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


yozgat escort kars escort tokat escort osmaniye escort bayburt escort afyon escort kahramanmaraş escort çorum escort fethiye escort kastamonu escort balıkesir escort erzurum escort sivas escort düzce escort ordu escort manavgat escort burdur escort adıyaman escort aydın escort giresun escort mardin escort kutahya escort şanlıurfa escort yalova escort van escort kırklareli escort bilecik escort karaman escort muğla escort zonguldak escort