Presiden Jokowi Akan Membatik di Solo

PJAKARTA – Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana dijadwalkan akan membatik bersama 500 pembatik di Solo dalam rangka merayakan ulang tahun Yayasan Batik Indonesia yang ke 25 serta di tetapkannya Batik Indonesia sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO.

‘’Hari Batik Nasional 2019 kali ini bertema Membatik Untuk Negeri yang akan diserta dengan sejumlah acara diantaranya peluncuran buku Batik Indonesia, E-book Batik Indonesia dan juga website Yyasan Batik Indonesia untuk meningkatkan pengetahuan mengenai batik kepada masyarakat,’’ ungkap Diana Santosa, Ketua Panitia Hari Batik Nasional 2019kepada wartawan di Jakarta kemarin.

‘’Acara ini digelar dengan tujuan melestarikan dan meningkatkan nilai tambah batik Indonesia yang merupakan potensi kekayaan Nasional,’’ tambah Diana. Hari Batik Nasional pada tahun-tahun sebelumnnya telah mengangkat tema-tema yang berbeda.

Hadir pada press conference ini tokoh-tokoh terkemuka yang berdampak terhadap perekonomian Batik di Indonesia, yaitu Bapak Triawan Munaf – Kepala Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF), Ibu Jultin Ginandjar Kartasasmita – Ketua Umum Yayasan Batik Indonesia, E. Ratna Utarianingrum – Direktur IKM (Kimia, Sandang, Kerajinan dan Industri Aneka) Kementerian Perindustrian RI, Ibu Diana Santosa – Ketua Panitia Hari Batik Nasional 2019 dan Ibu Damayanti Hakim Tohir – Sekretaris Jenderal Yayasan Batik Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Diana menyebutkan,  serangkaian kegiatan Hari Batik Nasional 2019, antara lain diadakan kegiatan “Membatik untuk Negeri” yang juga menjadi tema peringatan tahun ini. Selain itu akan diadakan peluncuran buku Batik Indonesia, E-book Batik Indonesia, dan juga website Yayasan Batik Indonesia sehingga pengetahuan dan sisi edukatif mengenai batik dapat lebih diterima oleh masyarakat umum.

“Membatik untuk Negeri” bersama 500 Pembatik oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo didampingi Ibu Negara – bertujuan untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap Batik tradisional Indonesia sehingga pasar batik yang sudah sedikit menurun dapat bangkit kembali.

“Kehadiran Presiden Republik Indonesia didampingi Ibu Negara adalah sebagai simbol dukungan dan kecintaan pemerintah dan masyarakat terhadap batik Indonesia. Dengan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan semangat pengrajin batik untuk terus berkreasi dan berkembang untuk kemajuan Batik Indonesia.” Ujar Diana Santosa, Ketua Panitia Hari Batik Nasional 2019 sembari mengucapkan terima kasih kepada pendukung acara tahun ini yang antara lain Kementerian Perindustrian RI, Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF), Kementerian Luar Negeri RI, Djarum Foundation, dan lainnya.

Tak hanya itu, Kementerian Perindustrian RI Bersama dengan Yayasan Batik Indonesia akan menggelar serangkaian acara antara lain Pameran “Pasar Batik Rakyat”, yang menghadirkan koleksi batik tulis dan cap dari berbagai provinsi dengan harga yang terjangkau. Acara ini akan didakan di Plaza Kementerian Perindustrian, Jakarta pada 24-27 September 2019. Pembukaan pameran ini akan diikuti dengan peluncuran website “www.yayasanbatikindonesia.com”, dan diisi dengan peragaan busana designer Yayasan Batik Indonesia oleh para Nyonya Duta Besar dari negara sahabat. Pameran juga akan diiringi dengan beberapa penampilan: Musik Angklung oleh Mitra Seni Indonesia, Talkshow “Batik Diatas Tenun Serat Alam” oleh Myra Widiono, Warlami & Benny Ardianto, Talkshow “Fashion Stylist” oleh Dewi Utari, Talkshow “Batik Sulam Tenun” dan Fashion Show oleh Rajib Nasrudin dan Hijab Stylist oleh Astri Gustiningtyas yang selengkapnya dapat diakses di akun sosial media Hari Batik Nasional 2019 (re: @haribatiknasional.2019).

Batik merupakan sebuah warisan budaya tak benda dari Indonesia yang ditetapkan oleh UNESCO pada tanggal 29 September 2009 di Abu Dhabi – Uni Emirat Arab. Untuk mempertahankan pengakuan UNESCO untuk Batik Indonesia sebagai warisan budaya tak benda, diperlukan tindakan nyata untuk memenuhi komponen penilaian dari UNESCO yaitu Preservasi, Edukasi dan Inspirasi kepada masyarakat terhadap aset yang dimiliki. Dengan itu Yayasan Batik Indonesia berupaya untuk menggaungkan terus semangat membatik melalui acara-acara dan serangkaian aktifitas yang dilakukan tahun ini.(tn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *