PP 99/ 2012 Batasi Hak Narapidana

SEMARANG Peraturan Pemerintah (PP) No 99 Tahun 2012 dinilai memberikan batasan terhadap hak narapidana. Aturan ini perlu disempurnakan supaya tidak bertabrakan dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 mengenai Pemasyarakatan. ”Pada prinsipnya negara sudah memiliki Undang Undang Pemasyarakatan yang bagus. Para narapidana tidak semata-mata dibalas dengan hukuman, melainkan diayomi dan menerima pembinaan,” kata doktor lulusan Unissula, Syawal Amry Siregar seusai menempuh ujian promosi terbuka, Jumat (10/5).

Ujian promosi ini dilakukan untuk meraih gelar doktor mengenai hak pembebasan bersyarat dan remisi bagi narapidana. Dia menilai PP 99/ 2012 perlu direvisi. Sebab, PP ini dinilai mengebiri hak para narapidana terutama terkait dengan pembebasan bersyarat dari negara. PP ini mengatur tentang syarat dan tata cara pelaksanaan hak warga binaan pemasyarakatan.

Ujian promosi dihadiri Dekan FH Unissula Prof Dr Gunarto, Ketua PDIH Dr Anis Masdurohatun, dan Sekretaris PDIH Dr Sri Endah W (co-promotor). Selain itu, Prof Dr Ahmad Rofiq, Prof Dr Mahmutarom, Prof Dr I Gusti Ayu KRH (promotor), dan Dr Jaminuddin Marbun.

Melanggar

Syawal menyatakan, pembatasan terhadap hak narapidana berupa ketentuan masa percobaan dengan pengawasan ketat dan lapor diri. Jika terdapat pelanggaran atau yang bersangkutan kembali terkena kasus pidana, hak tersebut gugur. ”Pengawasan terhadap perilaku narapidana memang dibutuhkan, tapi apabila sampai membatasi hak akan bertentangan prinsip pemasyarakatan,” ungkapnya.

Dampak lain juga mengenai persoalan daya tampung lembaga pemasyarakatan. Lembaga pemasyarakatan kebanyakan sudah kelebihan penghuni, sehingga butuh langkah mengembalikan sebagian narapidana yang telah memenuhi syarat hukum ke masyarakat.

Syawal Amri melalui disertasi berjudul ”Rekonstruksi Pemberian Hak Remisi dan Pembebasan Bersyarat dalam Sistem Pemasyarakatan Berbasis Nilai Keadilan”, menginginkan adanya penyempurnaan aturan, terutama revisi PP supaya semakin memberikan jaminan bagi hak narapidana memperoleh pembebasan bersyarat. (H41-27)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


yozgat escort kars escort tokat escort osmaniye escort bayburt escort afyon escort kahramanmaraş escort çorum escort fethiye escort kastamonu escort balıkesir escort erzurum escort sivas escort düzce escort ordu escort manavgat escort burdur escort adıyaman escort aydın escort giresun escort mardin escort kutahya escort şanlıurfa escort yalova escort van escort kırklareli escort bilecik escort karaman escort muğla escort zonguldak escort