Polres Wonogiri Tangkap Komplotan Pembobol Toko

WONOGIRI – Polres Wonogiri berhasil menangkap komplotan pencuri pembobol toko bangunan dan Baitul Maal Wa Tamwil (BMT). Komplotan tersebut menjalankan aksinya di malam hari dengan mencongkel pintu dan jendela bangunan.

Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati didampingi Kasatreskrim AKP Purbo Adjar Waskito dan Pejabat Sementara Kasubbag Humas Iptu Suwondo mengatakan, ada tujuh tersangka yang ditangkap. Namun, empat di antaranya disidik oleh kepolisian di Jawa Timur, sedangkan tiga lainnya disidik oleh Polres Wonogiri. “Para tersangka itu adalah BE, HMS, FK, SR, LH, LA dan IAS,” kata Kapolres, Senin (16/9).

Komplotan tersebut terbagi ke dalam dua kelompok. Mereka telah berkali-kali menjalankan aksi pencurian. Antara lain pencurian brankas koperasi di Kabupaten Tuban bulan Agustus lalu, mencuri toko bangunan Slogohimo Kabupaten Wonogiri 10 Agustus lalu, mencuri toko bangunan di Kabupaten Malang bulan Agustus lalu, mencuri swalayan Alfamart di Kabupaten Ponorogo bulan Agustus lalu, dan mencoba mencuri di sebuah BMT Giriwoyo Kabupaten Wonogiri 11 September lalu.

Aksi pencurian di sebuah BMT Giriwoyo dilakukan oleh lima orang, yakni FK, LA, SR, HS, dan BE. Namun, tim gabungan Polres Ponorogo, Madiun dan Wonogiri yang telah lama mengincar komplotan itu berhasil menangkap LA, SR, HS, dan BE saat hendak melarikan diri. Selanjutnya, polisi kemudian memburu dan berhasil menangkap FK, IAS dan LH.

Kapolres mengungkapkan, para tersangka mencari sasaran terlebih dahulu, yaitu toko yang lingkungan sekitarnya sepi ketika malam hari. “Tersangka melakukan aksinya setiap malam hari guna menghindari kecurigaan warga sekitar,” ujarnya.

Komplotan itu masuk toko atau bangunan dengan cara membobol tembok, merusak gembok pintu, dan mencongkel pintu. Mereka kini dijerat menggunakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama tujuh tahun. (J11- 65)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *