Perpustakaan UMP Gandeng Penerbit Tertua di Dunia

PURWOKERTO – Perpustakaan Univesitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) melakukan kontrak kerja sama dengan Cambridge University Press (CUP), penerbit tertua dan pers universitas terbesar kedua di dunia setelah Oxford University Press. Penandatangan kerja sama itu dilakukan dalam sosialisasi E-Journal yang di gelar di Ruang Sidang Lt 2 Gedung Pusat UMP, Selasa (3/9).

Acara tersebut diisi oleh Kepala Perpustakaan UMP Purwati Sikom dan Jona Geovani dari perwakilan University of Cambridg Press yang berada di kantor Indonesia. Purwati mengatakan, acara mengundang narasumber Cambridge University Press untuk memberikan pelatihan kepada para mahasiswa dan dosen untuk mencari informasi ilmiah di Cambridge core.

“Jadi ini langkah tindak lanjut mengenai SK rektor tentang kewajiban mahasiswa mencantumkan artikel internasional pada tugas akhir. Di situ perpustakaan berperan untuk menyediakan artikel-artikel ilmiah dari internasional jurnal malalui jurnal Cambridge,” jelasnya.

Sementara itu, Jona Geovani dalam penyampaian materinya memperkenalkan University of Cambridge Press yang merupakan penerbit tertua yang sudah berdiri sejak abad 16.

“Kita salah satu penerbit yang tertua di dunia, kita sudah berdiri dari abad 16 tepatnya pada tahun 1534. Kemudian setelah 50 tahun kita terbitkan buku jadi pada awalnya kita terbitkan buku dulu dan memang bukunya ini khusus perguruan tinggi kemudian kita berlanjut dan menjadi perusahaan global seperti saat ini,” jelasnya.

Jona mengungkapkan, University of Cambridge Press menerbitkan jurnal di bidang humaniora, sains, social sains, teknologi dan medicine.

“Pada dasarnya kita meng-cover seluruh subjek di bidang learning. University of Cambridge Press bukan perusahaan komersial,” jelasnya.

Saat ini, lanjut Jona, University of Cambridge Press telah memiliki 390 jurnal yang diterbitkan untuk tahun depan direncanakan ada 405 jurnal yang diterbitkan.

“Setiap tahunnya kita ada tambah jurnal baru. Untuk buku sendiri kita menerbitkan 1700-an penulisnya dari seluruh dunia, total sendiri sudah 50.000,” jelasnya. (G22-40)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *