Peringati Hari Anak Nasional

DEMAK, Suaramerdeka.news – Ada yang menarik pada peringatan Hari Anak Nasional 2019 yang disuguhkan Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-105 Kodim 0716/Demak di SD Kalikondang, kemarin.

Sejumlah prajurit TNI yang bertugas dalam TMMD bermain dolanan tradisional “ular naga” bersama ratusan anak.

Bahkan Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasef) dari Mabes TNI AD Brigjen TNI Herawan yang sedang melakukan kunjungan di lokasi itu didaulat ikut turut serta dalam dolanan tersebut.

Kegembiraan terlihat diraut wajah anak-anak. Brigjen Herawan yang berperan sebagai kepala ular naga berada di barisan terdepan berjalan mengikuti irama lagu “Lir Ilir” dan “Dolanan” sembari melepas senyum.

Dandim 0716/Demak Letkol Inf Abi Kusnianto dan para siswa yang berpakaian merah putih berada di belakangnya berpegangan mengular panjang.

Suasana riuh ceria terjadi saat dua siswa yang bertugas menjadi lengkung gerbang gagal menangkap bagian dari deretan anak-anak dan prajurit TNI tersebut. Suara keceriaan pecah lantaran mereka berhasil lolos terjaring gerbang.

Ya, permainan tradisional yang diadakan mendadak itu membuat siswa dan guru SD 1 Kalikondang bergembira.

Sebelumnya, Brigjen TNI Herawan memberikan bantuan bola voli kepada siswa seusai upacara peringatan Hari Anak Nasional. Spontan dari siswa meminta dolanan “ular naga” bareng TNI.

“Dolanan tradisional ini khasanah budaya bangsa kita yang memiliki banyak nilai positif. Selain mengajak anak-anak bergembira juga ada edukasi pentingnya membangun kebersamaan, kekompakan dan disiplin,” katanya didampingi Dandim Demak Letkol Inf Abi Kusnianto.

Dia menyatakan senang melihat anak-anak tertawa lepas saat bermain bersama. Menurutnya, masa anak-anak identik dengan masa bermain. Dan, di antara model pendidikan yang tepat untuk mereka adalah dengan media permainan sehingga mudah dipahami sesuai nalar anak-anak.

“Anak-anak memiliki hak mendapatkan kasih sayang, pendidikan dan kesehatan. Adapun orang tua berkewajiban melindungi hak-hak mereka,” tuturnya.

Pengalaman masa kecil anak akan membekas dan terbawa hingga dewasa. Untuk itu sejak usia dini, orang tua perlu mengisi memori anak-anak dengan sesuatu yang positif dan menggembirakan.

Dia mencontohkan dolanan tradisional dan wayang sebagai salah satu aset budaya sekaligus media positif dalam pembentukan karakter. Di samping pendidikan umum, agama, dan pemahaman tentang Cinta Tanah Air.

“Sebisa mungkin kita berupaya melestarikan budaya dan dolanan anak untuk mengurangi ketergantungan pada gadget,” imbuh Herawan.

Sementara dalam kunjungan ke lokasi TMMD, tim Wasef melihat hasil pelaksanaan TMMD reguler 105 Kodim 0716/Demak. Tampak ikut mendampingi Danrem 073/Makutarama Kolonel Arm Moch Erwansjah, Forkompincam, serta pejabat OPD.

Mereka memberi apresiasi atas pencapaian yang melebihi target, seperti pembangunan jalan beton bertulang, talut, jamban dan bedah rumah. (H1-22)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


yozgat escort kars escort tokat escort osmaniye escort bayburt escort afyon escort kahramanmaraş escort çorum escort fethiye escort kastamonu escort balıkesir escort erzurum escort sivas escort düzce escort ordu escort manavgat escort burdur escort adıyaman escort aydın escort giresun escort mardin escort kutahya escort şanlıurfa escort yalova escort van escort kırklareli escort bilecik escort karaman escort muğla escort zonguldak escort