Perbaikan Patung Dewa Ruci Rp 180 Juta

PURWOREJO, Suaramerdeka.news – Patung Dewa Ruci digadang-gadang menjadi magnet wisatawan dan ikon Pantai Jatimalang, Desa Jatimalang, Kecamatan Purwodadi. Namun, belum ada satu tahun berdiri, sudah ada beberapa ornamen gelombang laut pada bagian bawah patung yang rusak dan patah.

Untuk melakukan pemeliharaan dan merapikannya, Dinas Pariwisata dan Budaya menganggarkan Rp 180 juta yang telah disahkan pada APBDP 2019.

“Karena kontraktor telah di-black list, maka pemeliharaan menjadi tanggungan Pemkab. Sebenarnya, Pemkab rugi biaya pemeliharaan,” kata Kepala Diparbud Agung Wibowo AP, Kamis (12/9).

Anggaran tersebut selain untuk memperbaiki patung dan plesteran yang telah retak-retak juga untuk vegetasi tanaman bunga yang telah dibuatkan tempat di sisi depan kanan kiri patung serta melengkapi lighting.

“Saya tegaskan Dewa Ruci ini berbeda dengan proyek Plaza senilai Rp 1,9 miliar yang sekarang sedang dikerjakan, khusus pembangunan landscape dan parkir,” tegas Agung.

Mengenai aksi warga setempat yang membebaskan biaya retribusi masuk kawasan wisata Pantai Jatimalang, Agung tak menampik jika aksi tersebut dapat mengurangi capaian target PAD tahun ini yang telah ditetapkan.

“Target pendapatan retribusi masuk kawasan wisata Pantai Jatimalang Rp 560 juta mungkin tidak akan tercapai. Tapi kami masih optimistis terkejar, karena high season adalah November hingga akhir tahun,” ujarnya.

Untuk menghindari benturan dengan warga desa, Agung tetap menginstruksikan kegiatan pembangunan dan kebersihan tetap berjalan.

Mengenai permintaan warga jika angka 30 persen bagi hasil retribusi tidak tercapai yang ingin mengelola sendiri objek wisata tersebut melalui Bumdes, Agung menyatakan tidak masalah. “Jadi Bumdes tidak masalah kan tetap ada aturan bagi hasil retribusinya,” tambahnya. Pihak Dinparbud mengaku, siap memfasilitasi dan mengakomodasi keputusan yang ada.(shp-33)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *