Penjambret Tas Wanita Ditangkap

MAGELANG, Suaramerdeka.news – Polres Magelang Kota berhasil mengamankan dua pencuri yang beraksi di waktu sore hari di dua tempat berbeda. Pencurian dilakukan terhadap korban wanita muda membawa tas, dan seorang anak kecil yang bermain telepon genggam.

Kapolres Magelang Kota, AKBP Idham Mahdi mengatakan, kejadian pertama menimpa korban Vania Anisya (21) warga Ringinanom, Kelurahan Kramat Selatan, Selasa (2/7) pukul 16.30. Pencurian dilakukan oleh Agus Suyanto alias Tesi (43) asal Kalinegoro, Kabupaten Magelang.

“Tesi mengambil tas korban di Jalan Perintis Kemerdekaan saat korban menyebarang jalan. Tiba-tiba tasnya ditarik pelaku yang mengendarai sepeda motor hingga korban terjatuh. Pelaku sempat jatuh dari motor, tapi kemudian naik motornya lagi dan kabur,” ujarnya saat jumpa pers, Senin (22/7).

Dia menuturkan, atas kejadian ini korban mengalami kerugian Rp 3,2 juta dengan tas berisi uang tunai, kartu ATM, telepon genggam, dan surat-surat penting. Korban pun melapor dan aparat menyelidiki kasus ini.

“Dari hasil penyelidikan dan rekaman CCTV di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), pelaku diketahui bekerja sebagai OB di Klinik Santa Maria. Lalu pada Kamis (4/7) kami tangkap pelaku di kediamannya,” katanya didampingi Kasubag Humas, AKP Nur Sajaah.

Saat dihadirkan dalam jumpa pers, Tesi mengaku tidak sadar ketika melakukan aksi kriminalnya ini. “Saya waktu itu mengantuk, jadi tidak sadar kalau saya menjambret tas itu,” ungkap Tesi.

Meski begitu, Tesi tetap harus mengadapi tuntutan hukum dan terancam pasal 365 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 9 tahun.

Selain itu, aparat juga menangkap pencuri Sugiyanto alias Gea (26) asal Kampung Tidar Krajan, Kelurahan Tidar Utara. Gea ditangkap Jumat (12/7) malam setelah diketahui mencuri telepon genggam yang dipegang anak kecil berinisial HK (9) pada Selasa (2/7).

“Awalnya, HK ini meminjam handphone milik kakeknya, Widodo dengan alasan main game bersama teman-temannya di jalan Kampung Tidar Sari. Waktu itu sore hari dan malamnya ternyata handphone yang dipegang cucunya ini hilang dijambret oleh orang tak dikenal,” jelas Idham.

Atas kejadian itu, Widodo melapor ke Polsek dan anggota langsung bergerak mencari pelaku. Dari hasil penyelidikan diketahui pelaku sedang berada di depan Armada Swalayan Mertoyudan dan langsung ditangkap untuk kemudian diinterogasi.

“Saat ditangkap, pelaku masih memegang handphone hasil perampasannya. Pelaku mengakui perbuatannya, karena ingin melunasi hutang kepada orang tua. Kini pelaku sudah kami amankan dan terancam pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan hukuman paling lama lima tahun,” terangnya. (H88-36)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


yozgat escort kars escort tokat escort osmaniye escort bayburt escort afyon escort kahramanmaraş escort çorum escort fethiye escort kastamonu escort balıkesir escort erzurum escort sivas escort düzce escort ordu escort manavgat escort burdur escort adıyaman escort aydın escort giresun escort mardin escort kutahya escort şanlıurfa escort yalova escort van escort kırklareli escort bilecik escort karaman escort muğla escort zonguldak escort