Pengamat Menilai Darmizal Pantas Jadi Anggota Watimpres

JAKARTA – Pengamat politik dan hukum dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Saiful Anam menilai, Kabinet Indonesia Maju telah dilantik dan telah mulai bekerja. Seharusnya, masyarakat memberi ruang dan waktu kepada mereka untuk membuktikan kemampuannya, setidaknya dalam 100 hari kerja Kabinet. 

Melengkapi potensi kekurangan pada anggota Kabinet Indonesia Maju itu, posisi Dewan Pertimbangan Presiden atau Watimpres menurut Saiful menjadi sangat krusial dan penting. Wantimpres bertugas memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden dalam menjalankan kekuasaan pemerintahan. 

“Maka orang-orang yang bakal mengisi posisi Watimpres harus punya kredibilitas, kapasitas dibidangnya masing-masing. Sehingga rekomendasi Watimpres nantinya benar-benar didengar oleh Presiden. Maka Presiden harus bijak dan juga berhati-hati dalam memilih tokoh yang akan duduk sebagai Watimpres. Ketua umum Relawan Jokowi alias ReJO HM Darmizal memiliki chemistri kuat dengan karakter Jokowi karena punya latar belakang yang sulit dimasa kecilnya,” kata Saiful kepada wartawan, Rabu (6/11/2019).

Selain itu Darmizal, juga punya jaringan yang luas serta sama-sama alumni UGM Yogyakarta. Maka Darmizal pantas dipilih Presiden Jokowi sebagai salah satu dari 9 orang anggota Watimpres

“Pak Darmizal itu berkeringat bahkan berdarah-darah, loyalitas yang tinggi pada pimpinan dan garis perjuangan yang diyakininya. Jadi tepat sekali jika Presiden mempercayai dan menempatkan tokoh Minang yang satu ini sebagai anggota Watimpres,” pungkas Saiful Anam.

Ditempat terpisah, usai rapat persiapan diskusi publik #JakartaNext, terkait pembahasan nasib Jakarta setelah tidak lagi menjadi Ibu Kota, Darmizal mengatakan bahwa dirinya  harus ikut serta mengawal Presiden Jokowi dan Wapres KH. Ma’ruf Amin untuk mengisi pembangunan Indonesia. Dia menyadari bahwa hak prerogatif Presiden tak dapat diintervensi dan berjuang menjadi relawan Jokowi adalah panggilan nurani.

“Insya allah, diskusi publik #JakartaNext, adalah satu bentuk kecil peran serta kami mengawal Jokowi-Ma’ruf. Kami menyadari sepenuhnya, bahwa segala yang terkait hak prerogatif Presiden tidak dapat di intervensi oleh siapapun. Bagi kami, berjuang menjadi relawan Jokowi adalah panggilan hati nurani yang tidak bisa diintervensi siapapun.  Yang kami lakukan, dilihat atau tidak oleh pak Jokowi, kami tidak pernah membahasnya,” pungkas Darmizal.(ctn/67)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *