Pemudik Urus Dokumen Kependudukan

BLORA – Momen mudik Lebaran 2019 dimanfaatkan sejumlah perantau dari Blora untuk mengurus dokumen administrasi kependudukan (adminduk) di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil). Dokumen adminduk tersebut di antaranya surat pindah domisili, kartu tanda penduduk elektronik (E-KTP), dan akta kelahiran.

“Setelah libur Lebaran cukup banyak warga yang mengurus dokumen adminduknya. Mereka sadar harus melengkapi diri dengan dokumen tersebut. Sebagian dari mereka adalah pemudik,” ujar Kepala Dindukcapil Blora Riyanto melalui Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk Agus Listiyono, Selasa (11/6).

Berdasarkan data yang dihimpun pada pelayanan Senin (10/6) tercatat sebanyak 36 warga Blora yang mengurus kepindahan adminduk karena sudah menetap di luar daerah. Adapun jumlah warga yang mengurus kedatangan karena sudah menetap di Blora sebanyak 27 orang. Adapun pada Selasa (11/6) pagi jumlah warga yang mengurus kepindahan sebanyak 10 orang. Jumlah tersebut dimungkinkan masih akan bertambah hingga beberapa pekan ke depan.

“Mumpung pulang kampung sekalian mereka mengurus dokumen adminduk yang diperlukan,” tutur Agus Lis, sapaan akrab Agus Listiyono. Lebih lanjut dia menjelaskan, berdasarkan peraturan yang baru yakni Peraturan Presiden (Perpres) No 96 tahun 2018, warga yang hendak mengurus surat pindah tidak perlu lagi melampirkan surat pengantar dari RT/RW ataupun kelurahan dan desa.

Bawa KK Mereka cukup membawa kartu keluarga (KK) dan E-KTP ke Dindukcapil setempat. “Tapi kalaupun membawa surat pengantar dari RT/RW ya tidak apa-apa,” tandasnya. Dengan aturan yang baru itu, warga semakin dimudahkan dalam pengurus dokumen kependudukannya. Agus Lis pun mengimbau kepada para pemudik bisa memanfaatkan momen pulang kampung untuk mengurus dokumen yang diperlukan. “Silakan datang langsung ke Dindukcapil.

Kami siap memberikan pelayanan,” terangnya. Selain surat pindah, dokumen lainnya yang diurus sejumlah warga di kantor Dindukcapil usai Lebaran antara lain E-KTP dan akta kelahiran. Hanya saja karena blangko E-KTP habis, pencetakan E-KTP belum bisa dilakukan. “Kami masih menunggu kiriman blangko E-KTP dari pusat,” katanya. Dari wawancara yang dilakukannya dengan sejumlah pemudik yang mengurus E-KTP, imbuh dia, sebagian pemudik masih akan berada di kampung halamannya hingga pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak pada 4 Agustus mendatang.

“Kami akan mengupayakan blangko E-KTP sudah ada sebelum pilkades serentak sehingga pemudik bisa kembali ke perantauan dengan membawa E-KTP. Kalau blangkonya sudah ada, kami akan beritahukan kepada mereka,” ujarnya. Suprapto (24) salah seorang warga yang dijumpai di ruang pelayanan kantor Dindukcapil Blora mengungkapkan, dirinya datang untuk mengurus surat kepindahan dari Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten ke Desa Singget, Kecamatan Jati, Blora.

“Sudah cukup lama saya menetap di Blora. Ini saya lagi mengurus surat pindah,” paparnya. Lain lagi dengan Wahyuni (18). Dia mengaku datang ke Dindukcapil untuk mengurus E-KTP. “Sudah hampir setahun saya merantau ke Jakarta. Ini mumpung pulang kampung, saya urus E-KTP dulu sebelum balik lagi ke Jakarta,” tandasnya. (H18-39)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


yozgat escort kars escort tokat escort osmaniye escort bayburt escort afyon escort kahramanmaraş escort çorum escort fethiye escort kastamonu escort balıkesir escort erzurum escort sivas escort düzce escort ordu escort manavgat escort burdur escort adıyaman escort aydın escort giresun escort mardin escort kutahya escort şanlıurfa escort yalova escort van escort kırklareli escort bilecik escort karaman escort muğla escort zonguldak escort