Pemotor Tewas Tertabrak BRT

SEMARANG – Warga Jamus, Demak, Imam (28) tewas setelah sepeda motor Honda Scoopy H-2372-BFE yang dikendarainya, menabrak Bus Rapid Transit (BRT) H-1207-AW. Peristiwa tersebut terjadi saat dia melintas di Depan Bank Panin Salaman Mloyo, Jalan Jenderal Sudirman, Semarang Barat, Jumat (28/2).

Informasi yang dihimpun, kecelakaan yang merenggut nyawa pria tersebut, bermula saat dia yang mengendarai sepeda motor tersebut melaju dari arah Tugu Muda ke arah Karangayu, dengan kecepatan sekitar 60 kilometer per jam.

”Awalnya sepeda motor yang dikendarai pria tersebut melaju dari arah timur (Tugu muda) ke arah Brat (Karangayu),” ungkap Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Yuswanto Ardi, Jumat (28/2).

Namun saat melintas di lokasi, sepeda motor yang dikendarai Imam oleng, hingga menabrak Komari (56), pejalan kaki yang hendak menyeberang jalan.

”Motor oleng, dalam posisi itu ada pejalan kaki yang hendak menyeberang jalan. Jarak yang terlalu dekat membuat motor tak terkendali hingga terjadi kecelakaan dengan pejalan kaki tersebut,” ujarnya.

Tabrakan tersebut, membuat sepeda motor tersebut semakin tak terkendali hingga jatuh bersama pengendaranya ke aspal jalan.

”Motor dan pengendaranya jatuh ke sisi kanan. Saat bersamaan dari arah depan melaju Mikrobus BRT,” jelasnya.

Jarak yang terlalu dekat, lanjut dia, membuat BRT tersebut tidak bisa melakukan upaya apapun. Hingga tubuh pengendara sepeda motor tersebut ditabrak BRT itu. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung mendekat untuk melakukan pertolongan.

Namun saat hendak ditolong pengendara sepeda motor tersebut sudah tidak bernyawa. Sementara pejalan kaki yang awalnya ditabrak tersebut mengalami patah tulang. Dia kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Columbia untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

Polisi yang tiba di lokasi, langsung memeriksa tempat kejadian dan mengevakuasi jenazah pengendara sepeda motor tersebut. Untuk penyebab kecelakaan tersebut, Yuswanto mengatakan pihaknya belum mengetahui secara pasti. Namun dari hasil pemeriksaan sementara diduga pengendara sepeda motor kurang waspada pada pandangan depan saat melintas di lokasi. Hingga dia tidak melihat pejalan kaki menyeberang jalan.

”Diduga pengendara sepeda motor itu juga tidak mengutamakan pejalan kaki hingga kecelakaan terjadi,” ungkapnya.(K44-42,58)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *