Pembeli Sabu-sabu dari Penghuni Lapas Ditangkap

TEMANGGUNG, Suaramerdeka.news – Jajaran Satresnarkoba Polres Temanggung menangkap Zazit (42), lantaran warga Kampung Karangsari, Kelurahan Parakan Kauman, Kecamatan Parakan ini terbukti membawa sabu-sabu. Dia diduga membeli sabu dari seorang narapidana lapas. Diapun diamankan ke Mapolres Temanggung berikut barang bukti untuk diperiksa lebih lanjut.

Kasubbag Humas Polres Temanggung AKP Henny Widiyanti mengatakan, penangkapan Zazit dilakukan di Jalan Raya Manding-Bulu, tepatnya di wilayah Kelurahan Manding, sesaat setelah dia mengambil sabu-sabu di sebuah tempat di Kota Temanggung. Dia tidak berkutik saat polisi menghentikan laju sepeda motornya dan saaat digeledah ditemukan barang bukti berupa narkoba.

“Kita dapat informasi jika Zazit ini merupakan pengguna narkoba dan dia baru saja mengambil barang di sebuah tempat di Kota Temanggung makanya kita langsung geledah dia. Sabu ditemukan di saku celana sebelah kanan. Jadi dia kita sangkakan memiliki, menyimpan, dan menggunakan narkotika golongan I jenis sabu,”ujarnya kemarin.

Tersangka Zazit mengaku membeli sabu dari seorang yang kini tengah menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kedungpane Semarang, seharga Rp 600 ribu per paket. Cara pembelian melalui transfer uang via ATM lalu barang dikirim dan diletakkan di sebuah tempat yang telah disepakati.

“Saya beli dari orang di Lapas Semarang lewat nomor HP, setelah transfer lewat ATM gambar di kirim, barang saya ambil malam hari sekitar pukul 21.30. Barang itu ditaruh di sebuah taman di depan Apotik Krisna, selang 10 menit saat saya sampai Manding sudah ditangkap polisi,”katanya.

Dari tangan tersangka polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu bungkus plastik berisi serbuk kristal warna putih atau narkoba jenis sabu dengan berat kotor 0,48 gram. Lainnya, satu buah pipet kaca, dan satu unit handphone merk Samsung.

Polisi pun masih terus mendalami keterkaitan Zazit dengan jaringan narkoba sebab berdasar pengakuan dia membeli sabu dari seseorang yang tengah mendekam di Lembaga Pemasyarakatan di Semarang. Sebelumnya tersangka juga tinggal di Bali, dan mengaku biasa memakai sabu tapi barang di dapat secara cuma-cuma.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya kini tersangka masih mendekam di sel tahanan Mapolres Temanggung guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dia dijerat Pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 112 ayat 1, lebih subsider Pasal 127 ayat 1 huruf a, Undang-undang RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara serta denda Rp 8 miliar.(K41-66)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


yozgat escort kars escort tokat escort osmaniye escort bayburt escort afyon escort kahramanmaraş escort çorum escort fethiye escort kastamonu escort balıkesir escort erzurum escort sivas escort düzce escort ordu escort manavgat escort burdur escort adıyaman escort aydın escort giresun escort mardin escort kutahya escort şanlıurfa escort yalova escort van escort kırklareli escort bilecik escort karaman escort muğla escort zonguldak escort