LAUNCHING SISEKAR : Kepala Dispermades Batang Agung Wisnu Barata memotong pita menandai launching aplikasi Sisekar (Sistem Informasi Desa Selokerto) di Balai Desa Selokerto, kemarin. (38)
- Teknologi

Pelayanan Desa Dipermudah dengan Aplikasi Sisekar

PECALUNGAN – Pemerintah Desa Selokerto, Kecamatan Pecalungan melakukan terobosan inovasi teknologi dalam memberi pelayanan publik. Mereka me-launching aplikasi Sisekar (Sistem Informasi Desa Selokerto) di Balai Desa, kemarin. Sisekar merupakan aplikasi pertama yang dibuat pemerintah desa di Kabupaten Batang.

Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermades) Agung Wisnu Barata dan jajarannya, Pemerintah Desa Selokerto, tokoh masyarakat serta warga desa.

Kepala Desa Selokerto Dasari mengemukakan, aplikasi SiSekar di-launching memanfaatkan momentum peringatan HUT Ke-74 RI.

Pembuatan aplikasi Sisekar dilatarbelakangi keinginan Pemerintah Desa Selokerto memberikan pelayanan yang mudah kepada masyarakat. Apalagi, Selokerto termasuk desa yang menjadi bagian program Smart Village atau Desa Cerdas. Mereka berpikir, bagaimana ada inovasi yang bisa dilakukan lewat pembuatan aplikasi yang tersambung dengan teknologi informasi. Ide tersebut kemudian diwujudkan dengan membuat Sisekar.

”Aplikasi ini menyediakan fasilitas kemudahan bagi warga dalam mengakses informasi dana desa, pelayanan administrasi desa, serta program sumber daya manusia dan sumber daya alam. Ada pula program UMKM, pertanian, pendidikan, kesehatan, dan Selokerto Siaga. Aplikasi ini juga memudahkan warga yang ingin membikin surat pengantar. Cukup dengan menggunakan ponsel dan butuh ambulans bisa langsung pencet ponsel,” ungkapnya.

Dia mengemukakan, keberadaan Sisekar ikut mendorong keterbukaan informasi publik. Masyarakat dapat mengawasi pelaksanaan bantuan-bantuan atau anggaran di desa secara bersama-sama. Sekretaris Desa Selokerto Santoso mengatakan, kehadiran Sisekar mendapat sambutan antusias warga desa. Terutama pada transparansi dana desa dan pelayanan untuk masyarakat secara online sehingga bisa diakses dari rumah.

”Pendanaan aplikasi ini melalui dana desa, yaitu Rp 14 juta. Harapan kami, mendapat dukungan dan bantuan Pemerintah Kabupaten (Pemkab). Aplikasi ini juga diharapkan dapat menampung produk-produk lokal asli Desa Selokerto dan Kecamatan Pecalungan, sehingga bisa memasarkan produk ke daerah lain,” tuturnya.

Kepala Dispermades Batang Agung Wisnu Barata mengapresiasi inovasi Pemerintah Desa Selokerto yang didukung masyarakat tersebut. Hal itu sejalan dengan visi Pemkab Batang yang menginginkan pemerintah desa bisa berbasis teknologi informasi. Ini tidak lepas dari perkembangan begitu pesat revolusi teknologi. Pemerintahan desa pun harus ikut beradaptasi agar tidak tertinggal.

”Kehadiran aplikasi Sisekar adalah ide cerdas, ,baik dan bermanfaat. Selain menunjukkan bisa memanfaatkan teknologi informasi, juga memudahkan masyarakat mengakses pelayanan publik di tingkat desa. Di samping itu ikut mendukung keterbukaan prinsip pemerintahan yang baik,” tuturnya.

Agung berharap, apa yang dilakukan di Desa Selokerto bisa diikuti oleh desa-desa lain di Kabupaten Batang. Terutama pemunculan ide-ide kreatif yang bersifat out of the box sebagai bentuk inovasi pemerintahan desa.

”Inovasi juga diharapkan muncul dari desa-desa lain. Inovasi tidak harus seperti yang dilakukan Desa Selokerto, tapi bisa dalam bentuk lain yang sesuai dengan kearifan lokal di desa masing-masing,” katanya. (H56-38)

1 thought on “Pelayanan Desa Dipermudah dengan Aplikasi Sisekar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *