PCNU Kendal-PCI NU Tiongkok Jalin Kerja Sama

KENDAL – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kendal KH Moh Danial Royyan mengatakan, kerja sama antara Tiongkok dengan Indonesia dan Arab telah terjalin berabad-abad yang lampau.

”Bukti-bukti peninggalan sejarah menunjukkan dan memperkuat penjelasan itu.

”Kita sekarang tinggal melanjutkan memetik manfaat yang baik. Yang tidak baik tidak usah diambil,” katanya dalam pengajian Sabtu Legi di aula Kantor PCNU Jl Raya Soekarno – Hatta No 303 Kendal, Minggu (25/8).

Pengajian bertema ”Mempelajari Bahasa dan Budaya Nonmuslim Menurut Islam” yang didesain dengan seminar, menampilkan pembicara Ketua Pengurus Cabang Istimewa (PCI) NU Tiongkok Nurwidiyanto, Wakil Katib Syuriyah Sugiarto Pramono, dan Mustasyar Agus Fathuddin Yusuf. Mustasyar PCINU Tiongkok Agus Fathuddin Yusuf menjelaskan, sekarang cukup banyak santri dari berbagai pondok pesantren yang menuntut ilmu di Tiongkok.

”Tuntutlah ilmu walau sampai ke negeri China, sebagai salah satu hadist yang memotivasi para santri untuk menjalankan sunnah Rasul tersebut. Dia mengajak untuk tidak memedulikan berita bohong atau isu hoaks yang berembus melalui medsos belakangan ini.

Pada kesempatan itu dilakukan penandatanganan kerja sama pendidikan antara PCNU Kendal yang diwakili Ketua Lembaga Pendidikan Maarif NU Ibnu Darmawan dan Ketua Tanfidziyah PINU Tiongkok Nurwidiyanto. Menurut Nurwidiyanto, kehidupan beragama dijamin hak-haknya dengan menjalankan aktivitas ritual warga NU di Tiongkok secara baik pula.

”Tidak ada larangan atau paksaan seperti ditulis di medsos,” katanya.

Ketua panitia Ali Martin mengatakan, dalam kegiatan ini dilaksanakan pula penandatanganan kerja sama antara PCI NU Tiongkok dan PC LP Maarif NU Kabupaten Kendal di bidang akses beasiswa pendidikan, pemagangan dan tukar menukar informasi.

Diharapkan terjalinnya kerja sama secara lebih jauh ke depan dalam rangka pemberdayaan masyarakat, khususnya warga NU dalam bidang akses pendidikan dan arus ilmu pengetahuan teknologi. Ke depan akan ditindaklanjuti secara bimbingan teknis dan sebagainya dari PCI NU Tiongkok. Semoga ke depan lebih baik dan bermanfaat, karena selama ini kuota beasiswa per tahun ke Tiongkok selalu masih sisa.

”Semoga dengan kerja sama ini bisa terlaksana mengingat teman-teman PCI NU Tiongkok sudah tinggal menempuh kuliah belajar S-2, S-3 di negeri Tiongkok tersebut,” ujarnya. (B13-27)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *