LAYANI PEMBELI : Pedagang cabai di Pasar Induk Ajibarang melayani pembeli, kemarin.(60)
- Ekonomi

Pasokan Menurun, Harga Cabai Makin Mahal

  • Rp 58.000 per kilogram

BANYUMAS – Harga cabai selama dua hari kemarin mengalami kenaikan secara signifikan. Kenaikan ini dipicu dengan menurunnya pasokan komoditas berasa pedas ini.

Pedagang cabai di Pasar Induk Ajibarang, Azhar mengatakan, cabai rawit merah sampai dengan Kamis (11/7) bertahan di level harga Rp 55 ribu per kilogram. Padahal hari sebelumnya harga cabai rawit merah ini berada di harga Rp 48 ribu per kilogram.

“Cabai rawit hijau yang tadinya hanya sekitar Rp 42 ribu per kilogram, sehari kemudian naik menjadi harga Rp 50 ribu per kilogram. Memang sangat tinggi kenaikan harganya,” jelasnya.

Dijelaskan Azhar, dengan harga tersebut, banyak pedagang cabai kecil berebut komoditas ini. Pedagang tak mengetahui sebab pasti menurunnya pasokan cabai di pasaran tersebut. Namun pedagang kecil mengaku mendapatkan pasokan cabai yang menurun tersebut.

“Makanya bisa dibilang harus berebut. Pedagang berharap kenaikan harga ini tidak terus berlanjut karena bisa merugikan pedagang. Apalagi cabai rawit merah ini rawan busuk,” katanya.

Pedagang sekaligus pemasok cabai ke sejumlah pedagang cabai di Pasar Induk Ajibarang, Guntoro membenarkan adanya kenaikan harga cabai yang cukup signifikan tersebut. Ia menyatakan kenaikan harga ini dikarenakan pasokan cabai dari petani menurun. Di musim kemarau ini, produksi cabai rawit menurun.

“Produksi cabai dari tingkat petani menurun. Maka dari itulah harga di pasaran meningkat. Ini sudah menjadi hukum pasar,” paparnya.

Guntoro mengatakan, pasokan cabai rawit merah dan hijau paling banyak dipasok dari wilayah Jawa Timur. Biasanya pedagang dari wilayah Ajibarang mendapatkan pasokan cabai ini dari wilayah Pacitan, Blitar dan sebagainya. Jauhnya lokasi pengiriman komoditas tersebut turut menyumbang kenaikan harga komoditas ini.

“Untuk pasokan cabai dari lokal memang masih terbatas dan tak bisa menjadi andalan. Makanya kami juga mengandalkan pasokan dari luar daerahmeski jauh dan berongkos cukup tinggi,” ujarnya.(K37-60)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *