Rizal Mallarangeng saat menjadi pembicara diskusi "Polemik" oleh Trijaya Network. Foto : Istimewa
- Politik

Partai Golkar Solid Dipimpin Airlangga

JAKARTA – Politisi Partai Golkar Rizal Mallarangeng mengatakan justru dibawah kepemimpinan Airlangga Hartarto, Partai Golkar solid, bisa bertahan sebagai partai peringkat atas. Kondisi ini menjadikan Golkar sebagai pendukung penting pemerintahan Jokowi-KH Ma’ruf Amin periode 2019-2024.

“Kami makin solid dibawah Pak Airlangga. Maka dalam mendukung Pak Jokowi, posisi kami strategis. Insyallah kedepan lebih sukses lagi,” ujar Rizal pada acara ”Polemik Trijaya Network”, dengan topik ” Golkar di Periode Kedua Jokowi”, di D’ Consulate Cafe & Lounge, Menteng-Jakarta Pusat, kemarin.

Rizal menambahkan, Partai Golkar telah memiliki jam terbang yang tinggi dalam memberikan pengaruh-pengaruh politiknya dalam pemerintahan. Hal ini juga karena ditunjang networking Golkar yang luas dalam demokrasi. Maka program pemerintah yang fokus untuk meningkatkan SDM, dapat dibantu Golkar.

“Kami dengan networking yang kami miliki ingin membantu Pak Jokowi sebesar-besarnya, mewujudkan cita-cita beliau untuk memajukan infrastruktur, pendidikan, merevitalisasi ekonomi, yang membuat anak-anak Indonesia lebih cerdas dari politik,” kata dia.

Ia menandaskan bahwa Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto adalah kader Golkar terbaik dari segi partai disamping kader-kader senior Golkar lainnya.

Penengah

Sementara itu, ditempat yang sama, pengamat politik yang Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanudin Muhtadi, mengatakan, Partai Golkar pada periode pemerintahan Jokowi menjadi penengah diantara kekuatan-kekuatan partai lain pendukung pemerintahan. Sebagai penengah Golkar banyak diuntungkan dalam periode tersebut.

“Golkar menang banyak, sebagai penengah bisa mengunci kepentingannya di tengah persaingan partai lain,” kata dia.

Menurut dia, Airlangga saat melaju menjadi Ketua Umum Golkar mendapat restu Jokowi. Hal ini terlihat saat Airlangga membawa Ketua-Ketua DPD Golkar ke Istana Bogor.

“Bagi peserta yang hadir, jelas arah kemana restu Jokowi berlabuh dalam Munas Golkar mendatang. Itu terlihat dari sinyal-sinyal gesture Jokowi sendiri. Dan ditambah pernyataan dia yang lain. Untuk yang persaingan menjadi Ketua Umum kali ini kedekatan Airlangga dan Jokowi di pemerintahan bisa jadi nilai plus Airlangga. Walaupun Bamsoet pun punya nilai baik juga,” kata dia. (htn/69)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *