OPD Diwajibkan Akses Data Dindukcapil – Dukung Program Tepat Sasaran

DEMAK – Pemerintah Kabupaten Demak mewajibkan seluruh OPD di lingkungannya untuk merencanakan program dan mengambil kebijakan pembangunan dengan mengacu pada database kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Hal tersebut dimaksudkan agar semua program dapat tepat sasaran sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat serta mempercepat kemajuan daerah. “Data kependudukan ini akan sangat membantu semua OPD merencanakan program sesuai kebutuhan riil masyarakat,” kata Wakil Bupati Joko Sutanto saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Pemanfaatan Data dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama yang berlangsung di Ruang Pertemuan Wakil Bupati Demak, Selasa (14/5).

Wabup mengatakan, terdapat 23 elemen data kependudukan yang dikelola Dindukcapil dapat diakses untuk mendukung program pembangunan daerah. Data tersebut masih dalam bentuk digital, sehingga perlu dilengkapi dengan infrastruktur pendukung.

“Semua program harus mendasarkan data, termasuk dengan mempertimbangkan data kependudukan,” katanya. Dia berharap ke depan semua OPD atau lembaga menjadi pengguna yang melaksanakan kerja sama pemanfaatan data kependudukan sehingga tercipta pelayanan publik yang semakin tertata, efisien, dan efektif.

Perjanjian

Sementara itu, mendukung kebijakan Pemkab Demak, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Demak mengajak OPD dan lembaga lainnya untuk membuat perjanjian kerja sama terkait penggunaan data administrasi kependudukan (adminduk).

Perjanjian tersebut untuk menjadi landasan hukum mengingat sesuai undang-undang adminduk ada keharusan menjaga kerahasiaan. Kepala Dindukcapil Kabupaten Demak HM Afhan Noor mengatakan, mendasarkan UU Nomor 23/2006 yang telah direvisi UU Nomor 24/2013 serta Permendagri 61/2015, data kependudukan yang ada di Dindukcapil harus menjadi acuan dasar semua rencana program pemerintah maupun swasta.

Pertimbangannya, data yang dimiliki Dindukcapil merupakan data paling akurat dan bukan angka perkiraan. Sebab, dalam data tersebut menyebutkan kelengkapan identitas penduduk. Saat ini data kependudukan di Kabupaten Demak tercatat sebanyak 1.138.046 orang.

Data tersebut didukung kelengkapan identitas, pekerjaan, usia, alamat dan lainnya. “Ada sebanyak 23 elemen data yang bisa dipakai untuk mendukung kebutuhan program pembangunan,” terangnya didampingi Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data Eni Susiani.

Sekda Demak, Singgih Setyono menambahkan, saat ini terdapat sembilan OPD yang menjalin kerja sama untuk dapat mengakses data kependudukan. Dia meminta agar semua OPD terutama yang terkait dengan pelayanan publik memanfaatkan kerja sama tersebut untuk realisasi program.

“Dindukcapil perlu terus mengupdate data, termasuk mendorong kelengkapan data golongan darah ang bisa ditempuh dengan kerja sama PMI, RSUD Sunan Kalijaga dan Dinas Kesehatan,” tuturnya.(H1-22)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


yozgat escort kars escort tokat escort osmaniye escort bayburt escort afyon escort kahramanmaraş escort çorum escort fethiye escort kastamonu escort balıkesir escort erzurum escort sivas escort düzce escort ordu escort manavgat escort burdur escort adıyaman escort aydın escort giresun escort mardin escort kutahya escort şanlıurfa escort yalova escort van escort kırklareli escort bilecik escort karaman escort muğla escort zonguldak escort