Nutriatlet, Mudahkan Atlet Bela Diri Pantau Kecukupan Gizi

SEMARANG – Dosen Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Semarang (Unnes), Irwan Budiono MKes membuat aplikasi smartphone, Nutriatlet.

Program ini dibuat untuk memudahkan atlet bela diri memantau ketercukupan gizi. Hasil penelitian Irwan yang dibuat disertasi ini akan diuji di hadapan majelis sidang terbuka dalam Ujian Program Doktor Pendidikan Olahraga Pascasarjana Unnes.

Irwan dengan bimbingan promotor Prof Dr Tandiyo Rahayu MPd, co-promotor Prof Dr Soegiyanto KS MS, dan anggota Prof Dr dr Oktia Woro KH MKes, akan menjalani ujian pada hari ini di ruang B106 Pascasarjana Unnes.

“Penerapan produk aplikasi smartphone Nutriatlet di tempat pemusatan latihan olahraga ini sejalan dengan era industri 4.0. Bahwa pelayanan asuhan gizi yang secara konvensional bergantung pada sumber daya manusia nutrisionis, dapat dipermudah dengan teknologi terapan,” tandas Irwan, bapak tiga anak ini.

Ketua Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, FIK Unnes itu menegaskan, kenyataan di pemusatan latihan olahraga belum menyediakan nutrisionis karena keterbatasan finansial dan aturan kepegawaian yang kurang mendukung.

Dengan demikian, kehadiran produk aplikasi Nutriatlet dapat mengisi kekosongan tenaga nutrisionis. Penerapan teknologi terapan gizi olahraga secara konsisten dapat mengangkat kesadaran umum bahwa diperlukan kolaborasi interprofesional antara pelatih fisik, teknik, dan nutrisionis.

Judul disertasi yang akan diujikan adalah “Model Aplikasi Smartphone Nutriatlet Sebagai Instrumen Pendampingan Gizi Individual dan Surveilans Gizi Olahraga pada Atlet Bela Diri”.

Suami Dewi Sari Rochmayani ini mengatakan, gizi menjadi salah satu faktor determinan penunjang prestasi olahraga. Namun, kenyataannya di lapangan masalah gizi masih banyak terjadi pada atlet. Kejadian gizi kurang bahkan ditemukan pada atlet elite yang sedang berada di tempat pemusatan latihan.

Alumnus Magister Epidemiologi Program Pascasarjana Undip ini mengatakan, skrining gizi pada atlet cabang olahraga bela diri di Balai Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (BPPLOP) Jateng menunjukkan delapan persen atlet kurang gizi.

Harapannya, hasil penelitian tersebut dapat digunakan dan bermanfaat sebagai instrumen program gizi bagi atlet bela diri BPPLOP Jateng. Terlebih lagi aplikasi ini terbukti efektif memperbaiki tingkat konsumsi energi dan zat gizi makro atlet bela diri. (J17-27)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


yozgat escort kars escort tokat escort osmaniye escort bayburt escort afyon escort kahramanmaraş escort çorum escort fethiye escort kastamonu escort balıkesir escort erzurum escort sivas escort düzce escort ordu escort manavgat escort burdur escort adıyaman escort aydın escort giresun escort mardin escort kutahya escort şanlıurfa escort yalova escort van escort kırklareli escort bilecik escort karaman escort muğla escort zonguldak escort