- Politik

NKRI Harga Mati, Isu Referendum Tidak Usah Dibesar-besarkan

JAKARTA – Isu referendum provinsi Aceh yang mengemuka pada pekan lalu, tidak usah dibesar-besarkan. Hal ini karena Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan Aceh didalam nya, sudah harga mati dan tidak bisa ditawar-tawar lagi. Demikian ditegaskan Ketua Umum Forum Komunikasi Doa Bangsa atau FKDB H Ayep Zaki.

“Jangan pernah bermimpi ada refendum di NKRI ini. NKRI harga mati. Maka isu referendum tidak usah dibesar-besarkan. Sebab, hal itu tidak baik dan bisa berdampak buruk terhadap masyarakat,” kata Zaki dalam pernyataan persnya yang diterima, Senin (3/6/2019) siang.

Menurut Zaki di negara Indonesia yang dibenarkan adalah otonomi daerah atau otonomi khusus seperti yang diberikan pada Aceh dan Papua.

“Kalau referendum tidak boleh, yang itu otonomi khusus boleh. Karena otonomi khusus itu diatur dalam Undang-undang (UU),” tegas pria suku Sunda tersebut.

Dia menambahkan bahwa pengertian referendum dengan makar jelas berbeda. Namun, kedua hal itu tetap tidak diperbolehkan dalam negara ini.

“Referendum memisahkan diri dari pemerintah Indonesia. Sementara makar akan ‘menggulingkan’ atau tidak mengakui adanya pemeritahan yang sah. Tetap saja dua hal itu tidak dipernankan. Maka kami meminta pemerintah segera mengambil tindakan tegas atas upaya-upaya seperti itu. Prinsip nya mereka jangan dikasih hati,” tegas Zaki. (htn-67)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *