Nasionalisme dan Pendidikan Karakter Ditekankan

PURWOKERTO – Penanaman nilai-nilai semangat nasionalisme dan pendidikan karakter menjadi penekanan dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah dan Siswa Baru (MPLSSB) di Kabupaten Banyumas tahun ini. Adapun teknis pelaksanaannya disesuaikan dengan kondisi masing-masing sekolah.

Hal tersebut diungkapkan Kasi Pengendalian Mutu Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Kusyanto, kemarin. Acara pembukaan kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini dipusatkan di SMK 1 Banyumas, Senin (15/7) lalu dan dihadiri

Hadir dalam acara pembukaan Asisten Administrasi Sekda Banyumas Nugroho Purwoadi, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Irawati, kepala sekolah, serta siswa baru dari jenjang SD sampai SMA/SMK.

Adapun tema yang diusung dalam kegiatan pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa baru tahun ini, yaitu Dengan Pendidikan Kita Wujudkan Generasi Unggul dan Berkarakter untuk Menyongsong Revolusi Industri 4.0.

Menurut Kusyanto, selain pengenalan lingkungan sekolah, dalam kegiatan ini juga disisipi dengan materi tentang nilai-nilai nasionalisme agar tumbuh semangat cinta tanah air. Adapun teknisnya para siswa diajak untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lagu-lagu lain yang dapat menggugah semangat nasionalisme di kalangan peserta didik.

”Dalam kegiatan MPLSSB, ditekankan pula pendidikan karakter. Harapannya para siswa memiliki karakter yang unggul dan berbudi pekerti. Makanya pendidikan agama juga diberikan selama kegiatan masa pengenalan lingkungan sekolah ini,” terangnya.

Secara garis besar kegiatan MPLSSB bertujuan untuk mengenali potensi diri siswa baru, membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya, antara lain terhadap aspek keamanan, fasilitas umum, dan sarana prasarana sekolah.

Kemudian juga untuk menumbuhkan motivasi, semangat dan cara belajar yang efektif, dan mengembangkan interaksi positif antarsiswa dan warga sekolah lainnya.

Kusyanto menambahkan, dalam kegiatan pengenalan lingkungan sekolah atau masa orientasi sekolah, pihak sekolah dilarang keras melakukan kegiatan perpeloncoan.

Senada dengan hal itu Permendikbud No 18 tahun 2016 juga telah mengatur rambu-rambu tentang pelaksanaan pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa baru.

Daam peraturan tersebut dijelaskan bahwasanya dalam pelaksanaan pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa baru perlu dilakukan melalui kegiatan yang bersifat edukatif dan kreatif untuk mewujudkan sekolah sebagai taman belajar yang menyenangkan.(H48-20)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


yozgat escort kars escort tokat escort osmaniye escort bayburt escort afyon escort kahramanmaraş escort çorum escort fethiye escort kastamonu escort balıkesir escort erzurum escort sivas escort düzce escort ordu escort manavgat escort burdur escort adıyaman escort aydın escort giresun escort mardin escort kutahya escort şanlıurfa escort yalova escort van escort kırklareli escort bilecik escort karaman escort muğla escort zonguldak escort