Napi Lapas Pati Kabur

PATI -Slamet Wibowo, alias Bowo seorang narapidana Lapas Kelas II B Pati diduga kabur pada Minggu (16/6) setelah memanfaatkan progam asimilasi atau menjalani pembinaan di luar lapas. Dia diduga kabur setelah berpura-pura membeli es saat pergi ke pasar untuk membeli pakan dan obat ternak.
Hal tersebut diketahui setelah pemeriksaan yang dilakukan petugas. Kepala Bagian Pembinaan Lapas Kelas II B pati Krismianto mengatakan, napi asal Desa Kedalingan, Kecamatan Tambakromo itu telah menjalani masa asimilasi selama tiga bulan terakhir ini.
Saat kejadian, Bowo mendapat perintah dari petugas pengawalnya, yakni Trimulyo untuk membersihkan kandang dan memberikan pakan bebek yang ada di rumah dinas di sebelah selatan Lapas.
Hanya saja, saat dilihat ternyata ada sejumlah bebek yang sakit. Oleh karena itulah napi kasus penipuan tersebut bersama dengan petugas pengawalnya, sekitar pukul 15.00 pergi di sekitar Pasar Puri untuk membeli obat dan pakan ternak.
Setelah obat dan pakan di dapatkan, Bowo tiba-tiba meminta izin untuk membeli es. Napi tersebut menyebut membeli es tak sampai 10 meter dari tempat pembelian obat. Hanya saja saat petugas pengawal selesai membayar obat dan pakan bebek rupanya Bowo telah tidak ada tempat.
“Saat ditanyakan ke penjual es menyebut jika tidak mengetahui keberadaannya,”terangnya.
Empat Tim
Mengetahui seorang napi diduga kabur, petugas kemudian melaporkan kepada lapas. Petugas segera melakukan pencarian termasuk mendatangi rumah Bowo. Hanya saja keluarganya menyebut Bowo tidak pernah datang ke rumah.
“Kami pun segera berkoordinasi dengan kepolisian, Imigrasi, dan bandara. Kami juga telah mengerahkan sedikitnya empat tim untuk mencari napi tersebut. Tiap tim terdapat 11 hingga 12 anggota. Empat tim saat ini sudah berpencar untuk melakukan pencarian. Kami harap bisa segera ditemukan,” ujarnya.
Petugas juga telah mendatangi Bandara Ahmad Yani Semarang untuk memastikan apakah napi tersebut kabur menggunakan pesawat terbang atau tidak. Hanya saja dikatakan tak ada nama yang bersangkutan.
Tak hanya itu kalapas juga telah menunjuk empat orang untuk melakukan pemeriksaan terhadap napi yang kabur itu. Dari hasil pemeriksaan, hasilnya akan diserahkan kepada Kantor Wilayah Lapas Jateng.
“Nantinya, setelah mendapatkan intruksi dari kantor wilayah, kemudian akan dilaporkan ke polres setempat,” terangnya.(dwa-63)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


yozgat escort kars escort tokat escort osmaniye escort bayburt escort afyon escort kahramanmaraş escort çorum escort fethiye escort kastamonu escort balıkesir escort erzurum escort sivas escort düzce escort ordu escort manavgat escort burdur escort adıyaman escort aydın escort giresun escort mardin escort kutahya escort şanlıurfa escort yalova escort van escort kırklareli escort bilecik escort karaman escort muğla escort zonguldak escort