MUI Salatiga Diminta Jadi Pelopor Toleransi

SALATIGA, Suaramerdeka.news – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Salatiga diharapkan mampu menjadi pelopor dalam membangun iklim toleransi di Kota Salatiga.

MUI diharapkan mampu meredam eskalasi (kenaikan) intoleransi di berbagai daerah, sehingga membawa iklim yang damai dan sejuk, tidak hanya di Kota Salatiga tapi juga di daerah lain di Indonesia.

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Salatiga, Muh Haris saat membuka seminar internasional yang digelar MUI Kota Salatiga di Hotel Laras Asri Salatiga, kemarin.

Seminar bertajuk ”Toleransi di Kawasan Asia Tenggara” itu dihadiri sekitar 150 orang dari unsur MUI kabupaten/kota se-Jawa Tengah, Provinsi Jateng, pengasuh dan penyuluh pondok pesantren.

”Melalui kegiatan ini, kami berharap MUI mampu menjadi pelopor dalam membangun iklim toleransi dan menularkan iklim damai dan sejuk tersebut ke daerah lain,” kata Wakil Wali Kota Salatiga, Muh Haris, kemarin.

Menurutnya, perolehan predikat Salatiga sebagai Kota Toleran selama tiga kali berturut-turut membuat kota ini menjadi objek studi bagi daerah lain. Tentu itu semua tidak lepas dari peran MUI Kota Salatiga.

Muh Haris juga menyampaikan apresiasi kepada MUI Kota Salatiga atas terselanggaranya kegiatan tersebut yang menghadirkan dua narasumber dari luar negeri, yakni Haji Sammali bin Haji Adam dari Brunei Darussalam dan Dr H Ahmad Kamel Yusof dari Thailand.

Sementara itu, Sekretaris MUI Kota Salatiga, KH Miftahuddin, selaku ketua acara menjelaskan, latar belakang diselenggarakannya kegiatan tersebut karena masih maraknya sikap intoleransi di berbagai daerah, bahkan Asia Tenggara yang bersumber perbedaan pandangan dalam beragama.

Selain pemateri dari luar negeri, hadir pula sebagai narasumber dalam kegiatan itu, Imam Besar Masjid Istiqlal Jakartra, Prof Dr KH Nasaruddin Umar, Ketua MUI Jawa Tengah, KH Ahmad Darodji, Sekretaris Daerah Kota Salatiga, dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemkot Salatiga. (arw-22)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *