Motor Listrik Jokowi Pindah ke Tangan Anak Hary Tanoe

JAKARTA- Ketua MPR RI Bambang Soesatyo tidak mempersoalkan M Nuh yang tidak membayar mahar untuk membawa motor listrik bertanda tangan Presiden Joko Widodo. Sebab, motor tersebut kini sudah ada pemiliknya.

Menurut Bamsoet-panggilan akrab Ketua MPR-sebenarnya banyak tawan yang masuk. Bahkan, harga yang ditawarkan lebih dari Rp 2,55 miliar setelah mendengar M Nuh mundur.

“Peminat motor listrik merah ini sangat banyak. Mereka ingin memiliki motor dengan tanda tangan presiden yang akan jadi kenang-kenangan dan koleksi pribadi,” tuturnya.

“Bahkan ada yang nge-bid di atas Rp 2,55 miliar setelah mendengar M Nuh mundur,” tegas Bamsoet.

Politikus Partai Golkar itu menuturkan, peristiwa ini justru membawa keberkahan terhadap tujuan dari konser amal virtual bertajuk ‘Berbagi Kasih Bersama Bimbo’ Melawan Corona itu.

Bamsoet juga tidak segan mengucapkan terima kasih kepada M Nuh karena telah ikut ambil bagian dalam pelelangan motor dalam konser yang diinisiasi oleh MPR, BNPB, dan BPIP tersebut.

“Saya percaya Tuhan punya cara bagi umatnya yang mau berbuat baik. Tanpa prank M Nuh, saya yakin harga motor listrik Presiden ini tidak bisa mencapai Rp 2,5 miliar lebih. Jadi siapa pun anda, saya menyampaikan terima kasih,” kata Bambang.

Pada akhir konferensi pers, penyelenggara konser mengumumkan pemenang lelang motor listrik Jokowi dialihkan kepada Warren Tanoesoedibjo. Anak Hary Tanoesoedibjo itu menawar motor listrik dengan nilai yang sama seperti M Nuh, Rp 2,55 miliar. (red/69)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *