Maybank Indonesia dan Maybank Foundation Laksanakan Program RISE 2.0

Mataram,Suara Merdeka.News.- Maybank Indonesia bersama Maybank Foundation, yayasan yang menangani corporate responsibility (CR) Maybank Group, memulai Program RISE 2.0.  Program ini merupakan kelanjutan dari program RISE (Reach Independence & Sustainable Entrepreneurship) tahap sebelumnya.  Sesuai namanya, program RISE berfokus pada pemberdayaan ekonomi berkelanjutan bagi penyandang disabilitas.  

Program RISE 2.0 dibuka di  Balai Rehabilitasi Sosial Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (BRSAMPK) Paramita, Mataram, Lombok, berlangsung 8-9 Januari 2020.  Program ini diikuti sebanyak 160 penyandang disabilitas dan komunitas marjinal.  Para peserta memiliki beragam latar belakang usaha, mulai dari penjahit, penjual makanan, penjual baju, souvenir dan kerajinan tangan, hingga usaha toko kelontong.

Pelaksanaan program RISE di Lombok ini adalah awal dari rangkaian program RISE 2.0 di Indonesia yang akan memberikan pelatihan kepada sekitar 7.350 penyandang disabilitas dan komunitas marjinal dari 23 kota di Indonesia.  Sementara, program RISE tahap pertama telah memberikan pelatihan kewirausahaan dan kemandirian bagi 2.269 orang penyandang disabilitas dan komunitas marjinal dari 17 kota di Indonesia dari 2016 hingga 2019.

Program RISE 2.0 secara regional telah diluncurkan pada 26 September 2019 di Manila, Filipina dan akan dilaksanakan di enam negara, yakni Indonesia, Filipina, Malaysia, Singapura, Laos dan Myanmar. Program ini akan dilaksanakan mulai 2020 hingga 2023 dengan menjangkau lebih banyak komunitas penyandang disabilitas dan komunitas marjinal di berbagai wilayah di Indonesia dengan konsep pelatihan yang berbeda dari sebelumnya.

Program RISE 2.0 terdiri dari tiga level, yaitu Basic, Standard dan Premium dengan perbedaan pada durasi training, materi pelatihan dan mentoring pasca training.  Para peserta akan dibekali pengetahuan pengelolaan keuangan, strategi pemasaran dan perubahan pola pikir (mindset) guna menghadapi disrupsi dan industri 4.0.  Selain itu para peserta juga akan mendapatkan materi terkait pemanfaatan teknologi dan pengetahuan dunia digital untuk menunjang pengembangan usaha.  Selanjutnya untuk para peserta level Standard akan mendapatkan program mentoring dan coaching terstruktur selama enam bulan, sedangkan mentoring dan coaching untuk peserta level Premium  selama 12  bulan.  Selama program mentoring para peserta akan didampingi mentor secara personal dengan metode face-to-face mentoring dan phone-call mentoring untuk lebih meningkatkan pendapatan dan kapasitas usaha.

Program RISE pada awalnya diinisiasi di Malaysia dan telah diikuti lebih dari 1.300 peserta di negara asalnya.   Kemudian pada 2016 program ini mulai dikembangkan ke regional, termasuk ke Indonesia dan Filipina.  Pada September 2018, program RISE di Indonesia telah berhasil meningkatkan penghasilan rata-rata perbulan top 40% peserta dari Rp1.264.782 menjadi Rp. 5.543.735, melonjak sebesar 338,3% dan pada Oktober 2019 sudah mencapai 403.7%.  Selain itu 60% dari total keseluruhan peserta (2.269 orang) telah dapat memulai atau meningkatkan usaha mereka selama tiga bulan setelah pelaksanaan pelatihan.

CEO Maybank Foundation, Shahril Azuar Jimin, mengatakan “Pemberdayaan ekonomi merupakan salah satu fokus corporate responsibility (CR) Maybank Indonesia.  Melalui program RISE, Maybank Group turut mendukung upaya membangun komunitas yang mandiri, dengan menjangkau lebih banyak penerima manfaat dan berdampak positif bagi masyarakat, selaras dengan misi humanising financial services. Program ini juga selaras dengan misi ASEAN dan lima sasaran United Nations Sustainable Development Goals yaitu tanpa kemiskinan, pendidikan berkualitas, kesetaraan gender, pertumbuhan ekonomi dan pekerjaan yang layak dan mengurangi kesenjangan.”

Head, Corporate Communication & Branding, Esti Nugraheni juga menambahkan,  “Maybank Indonesia melanjutkan komitmen untuk memberikan perhatian kepada individu maupun komunitas wirausaha penyandang disabilitas dengan berbagai program yang bertujuan untuk meningkatkan semangat pantang menyerah, meningkatkan percaya diri, keterampilan hingga kapasitas usaha untuk mencapai masa depan yang mandiri dan sejahtera melalui program RISE 2.0.  Kami berharap program ini dapat membangun sekaligus meningkatkan kapabilitas usaha mikro-UKM dan menciptakan komunitas yang mandiri sehingga dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan di sekitarnya,” ungkapnya

Dengan peningkatan kapabilitas usaha, para penyandang disabilitas bukan hanya dapat mendorong kemandirian dan kemampuan berwirausaha namun juga menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi sesama komunitas penyandang disabilitas yang juga akan mendorong dan menciptakan motivasi usaha bagi masyarakat marjinal di sekitarnya sehingga dapat memberikan multiplier effect.  Dalam pelaksanaan program ini, Maybank Indonesia dan Maybank Foundation menjalin kemitraan dengan People Systems Consultancy.(budi nugraha)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *